arifin62

Archive for Januari, 2011|Monthly archive page

MARTABAT TUJUH

Dalam Tak Berkategori di Januari 25, 2011 pada 2:01 pm

Kita pernah mendengar kata tasauf, atau kita mendengar  orang mengaji tasauf.

Sesuai hasil pengamatan, ada dua pengertian tasauf ang beredar di masyarakat.

Orang meng suatu ilmu, ilmu  ini berorientasi pada akal, bgaimana Tuhan, Allah difahami secara akal, zatnya, sifatnya, dan perbuatannya. Qor an dan hadis dipelajari sekedar yang diperlukan untuk mendukung jalan fikirannya. mereka ini mengaku tasauf” atau orang mengatakan mereka “mengaji ilmu kebathinan, Titik tolaknya adalah mengenal diri, dengan berdasarkan perkataan Saidina Ali yang mereka katakan sebagai hadits “

من عرف نفسه فقد  عرف ربه

Siapa yang mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya”. Mem”fana”kan diri, mengangap dirinya lebur, tidak ada lagi, dan Widatul Wujud, hanya satu yang wujud, hanyalah wujud Tuhan.

Dalam beberapa hal, pemikiran mereka tentang ketuhanan ada kesamaan  dengan filsafat  atau pemikiran bangsa Yunani Kuno.

Bahan yang dipelajari adalah  Kitab kitab berbahasa melayu; atau hanya tulisan tangan arab melayu, hadis hadis yang dijadikan hujjah kesahihannnya diragukan bahkan ada yang tidak jelas riwayatnya. Qor an mereka tafsirkan dengan versi yang berbeda dari tafsir yang mu’tabarah. Diantara jurusan yang tumbuh dari pelajaran ini, ialah munculnya orang orang berkemampuan supranatural/ Khawariqul adat ; kebal, melemahkan orang, tenaga dalam, bisa menyembuhkan penyakit, dsb. Dengan belajar ilmu ini mereka berharap  ‘sampai’ kepada Allah.

.Dalam hal Pelaksanaan ajaran Islam ada empat tingkatan/maqam; syari at, thariqat, hakikat dan ma’rifat Ada Sholat  maqam syari’at, maqam thoriqat, hakikat dan ma’rifat. Begitu pula puasa, zakat, haji, Nikah secara syari at dan nikah secara hakikat/ bathin, Istilah ‘nikah bathin’ nampaknya lahir dari kalangan ini

Bagi mereka yang  mengaku sampai pada maqam ma’rifat, maka yang Penting baginya adalah hakikat,

I’tikad mereka lebih dekat pada Jabariyah.

terkadang ada yang melalaikan syariat karena dasar keislaman    ( ilmu dan amaliyahnya )  memang lemah.

Tidak ada seleksi/ test kepada  calon murid      ( sehingga lulusan pesantren,atau yang tidak bisa baca qor an, bisa ikut belajar ). Hingga kemampuan memahami pelajaran berbeda beda, ada yang tepat ada yang luput, yang dapat memahami secara tepat bertambah saleh, yang luput menjadi salah.

Sebagian mereka suka sekali berdiskusi tentang ilmunya itu,dimana saja, di warung kopi, di pos kamling atau di tempat lainnya, apalagi jika teman diskusinya Sejalur dengan ilmu yang mereka ‘pakai.’

Diantara Mereka ada yang mengaku sebagai orang tasauf yang“sudah sampai”

Keresahan masyarakat mulai  muncul bilamana kelomppok ini berbicara masalah hakikat kepada sembarang orang, Atau Ada yang Tidak mengabaikan syari at ( sholat, puasa  dll ) karena merasa sudah sampai kepada Tuhan, hinga cukup jika ibadah secara hakikat sudah dikerjakan,atau Tidak melaksanakan syari at ( sholat dll ) karena pada hakekatnya manusia tidak dapat berbuat jika Tuhan tidak menghendaki.   Atau Melanggar larangan syari at karena menganggap semuanya itu hakikat nya perbuatan Tuhan.Begitu antara lain yang timbul dari pengertian tasauf yang satu ini.

Ada pula TASAUF DALAM  ARTI AKHLAQUL KARIMAH

Ajaran tasauf ini membawa orang untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah serta ,dengan membangun keperibadian untuk berakhlaq mulia, sebagai hamba terhadap Allah, sebagai umat terhadap Rasulullah, sebagai murid terhadap guru, sebagai awam terhadap ilmu dan orang alim, sebagai anak terhadap orang tua, sebagai orang muda terhadap yang lebih tua, sebagai teman, sebagai pekerja, sebagai boss, penguasa, pejabat, bawahan, sebagai warga biasa, sebagai orang kaya, sebagai orang miskin.

Semua perintah agama dilaksanakan dan yang dilarang dijauhi,

Ajarannya yang utama adalah  ‘membersihkan diri dari sifat sifat tercela          ( takhalli anirraza il ), seperti ;

Ujub/mengagumi diri sendiri, merasa hebat, pintar, jagoan, dll

Riya, suka memamerkan kebaikan diri,

Sum ah/ suka publikasi kebaikan diri kepada orang,

Takabbur/ angkuh,sombong,

Hasad/ iri/ ingin sekali mendapatkan apa yang orang punya.

Haqd/dengki/ tidak senang bila orang lain dapat nikmat.

Thomak, rakus kepada dunia, biar melanggar syariat asal dapat, paling tidak mengorbankan harga diri/ meminta,

Hubbul jah, gila pangkat/ gila gelar/ ambisi jabatan

Semua sifat sifat buruk itu dibuang jauh jauh.

Setelah hal hal yang buruk  itu dibuang, lalu  menghiasi diri dengan sifat sifat terpuji  TAHALLI BIL FADO IL ),

1.  Ikhlas/hanya karena Allah

2.  Tawadhu/ rendah hati

3.  Wara/ sangat hati-hati, menghindari yang syubhat agar tidak jatuh pada yang haram

4.  Tawakkal/berserah diri hanya kepada Allah

5.  Sabar     dalam menerima musibah, dan sabar pula melaksanakan ibadah

dan menjauhi maksiat/ tidak gampang marah

6.  Syukur/menggunakan nikmat ntuk kebaikan

7.  Zuhud   /  memalingkan hati dari dunia, dunia tidak membuatnya lalai ibadah atau melanggar aturan Allah

8.  Qanaah/redha dan bahagia dengan apa  yang dapat diperoleh dari kerja

9.  Muhafadhatu alassunan/ segala yang  sunnah selalu dilakukan.

Mereka suka wirid dan zikir disamping ibadah yang wajib dan sunat, rendah hati dan sangat hati-hati agar tidak melanggar ajaran agama.

Dengan cara ini diharapkan hamba akan semakin dekat kepada Allah dan menjadi INSANUL KAMIL

Rasulullah bersabda dalam sebuah hadis qudsi;

لا يزال عبدي يتقرب إلى بالنوافل حتى أحبه فإذا أحببته كنت سمعه الذي يسمع به وبصره الذي يبصر به  ويده الذى يبطش ورجله الذى يمشى بها  واذا سألنى لاعطينه واناستعاذنى لاعيذنه.

Seorang hamba, akan semakin dekat kepada Allah jika ia selalu mengerjakan yang sunat sunat, hingga Allah mencintainya. Bila Allah mencintainya, maka Allah akan selalu membimbing pendengarannya, penglihatannya, tangan dan kakinya hingga selalu dalam kebaikan. Allah kabulkan segala permintaannya, dan Allah selalu melindunginya. Bukhary

Tokohnya  sangat dihormati,  disamping karena ilmunya juga karena amaliyah ibadah dan akhlaqnya yang mulia,

Pengikutnya umumnya nampak sebagai orang orang saleh, pemurah,

tidak sombong, jujur, dan pekerja keras.referensinya jelas; Tafsir. Hadis, Kifayatul Atqiya, Ihya ulumiddin, Hidayatus salikin, Azkarunnawawi dll

Hasil nyata bagi pengikutnya tumbuhnya semangat ibadah dan khlaq mulia. sofy yang terkenal adalah Imam Gazaly.

Bahwa ( ilmu tentang hakikat Tuhan, ilmu bathin bagian dari hal yang dipelajari dan dihayati para sofy, dalam rangkaian penghayatan mereka berkaitan hal ihwal Ketuhanan, itu tidak diingkari  Namun ilmu kebathinan saja bukan merupakan tasauf. Dalam Kifayatul Atqiya tegas disebutkan             “ Innattasawufa kullahu lahual adab” Tasauf itu seluruhnya adalah adab. Sopan santun, akhlaq.

Namun, orang kebathinan yang mengaku tasauf, menganggap bahwa tasauf dengan akhlaqul karimah itu adalah ilmu yang rendah, ilmu orang orang yang belum sampai kepada Alah.

Tadi sudah kita uraikan, ada dua macam pengertian tasauf yang beredar di masayarakat, Tasauf sebagai ilmu kebathinan dan tasauf sebagai Akhlaqul karimah. lalu tasauf manakah yang mesti kita ikuti dan mana pula yang mesti kita jauhi.

Apabila sang guru yang mengajarkan tasauf nampak sebagai orang saleh, warga sekitar mengakui kesalehan sang guru, dan orang yang belajar disitu nampak semakin rajin dan bersemangat untuk beribadah dan banyak bebuat amal saleh lainnya, semakin rendah hati, Serta semakin jauh dan takut melakukan kemaksiatan, Insyaallah, itulah tasauf yang perlu diikuti.

Sebaliknya, bila  gurunya saja tidak disukai masyarakat sekitarnya, apalagi kalau ada kabar buruk tentang perilakunya, sering memancing mancing agar muridnya suka bersedaqah kepada si guru, apalagi bila mereka yang ikut belajar disana terlihat melalaikan ibadah, seakan merasa telah memiliki ilmu yang tinggi, jadi pemberani, memilki tenaga dalam, dsb, apalagi jika semakin  gampang melakukan pelanggaran syari at, berarti ia telah mempelajari ilmu yang salah, suatu ilmu yang diberi nama  dengan nama’tasauf’ tapi menyesatkan.Begitulah hebatnya iblis, memoles yang salah mejadi sangat indah dan menggiurkan. Sehingga Kesesatan nampak sebagai petunjuk;

Tsumma laatiyannahum min baini aidiihim, wamin khalfihim waan aymanihim waan syamailihim, fala tajidu aktsarahum syaakiriin.

Iblis berkata, Aku akan goda anak adam itu dari segala arah, depan dan dari arah belakang, maupun dari arah kiri dengan hal hal kemunkaran, bahkan dari arah kanan dengan hal hal yang baik sekalipun. Nanti hanya sedikit dari mereka yang benar benar taat.

Dengan uraian tadi, rasanya kita sudah dapat melihat dengan jelas, dua jalan, jalan baik dan jalan sesat, tasauf yang bisa menunjukkan kita untuk semamkin dekat kepada Allah, dan tasauf yang hanya nama sebuah jalan tapi arahnya menuju kesesatan, kesesatan yang sudah dihiasi oleh iblis hingga nampak indah, terlihat sebagai kebaikan

Dengan uraian tadi, rasanya kita sudah dapat melihat dengan jelas, dua jalan, jalan baik dan jalan sesat, tasauf yang bisa menunjukkan kita untuk semamkin dekat kepada Allah, dan tasauf yang hanya nama sebuah jalan tapi arahnya menuju kesesatan, kesesatan yang sudah dihiasi oleh iblis hingga nampak indah, terlihat sebagai kebaikan

JADWAL MUSIM HAJI

Dalam Tak Berkategori di Januari 20, 2011 pada 8:35 am

TABEL PERUBAHAN MUSIM
DUNIA BAGIAN UTARA
ATAU TABEL NAMA BULAN HIJRIYAH SYAMSIYAH
(Nama-nam bulan Hijriyah berdasarkan perhitungan peredaran matahari)
No Jenis Musim B. Indonesia Masa
1 Awalus Syita’ Awal musim dingin 22 Des – 20 Jan
2 Wasatus Syita’ Tengah musim dingin 21 Jan – 19 Feb
3 Akhirus Syita’ Akhir musim dingin 20 Feb – 21 Mar
4 Awalur Rabi’ Awal musim sedang 22 Mar – 21 Apr
5 Wasatur Rabi’ Tengah musim sedang 22 Apr – 22 Mei
6 Akhirur Rabi’ Akhir musim sedang 23 Mei – 21 Jun
7 Awalus Shoif Awal musim panas 22 Jun – 22 Jul
8 Wasatus Shoif Tengah musim panas 23 Jul – 23 Agu
9 Akhirus Shoif Akhir musim panas 24 Agus – 23 Sep
10 Awalul Khorif Awal musim sejuk 24 Sep – 22 Okt
11 wasatul Khorif Tengah musim sejuk 23 Okt – 22 Nop
12 Akhirul Khorif Akhir musim sejuk 23 Nop – 21 Des
CATATAN :
Menurut catatan sejarah, Nabi Muhammad Saw. tiba di Quba’ dalam perjalanan hijrah pada hari Senin, 20 September 622 M. Kemudian pada hari Jum’at berikutnya tanggal 24 September 622 M. Nabi Muhammad bersama para sahabat beliau melaksanakan sholat Jum’at yang pertama. Hari Jum’at 24 September 622 M ini merupakan hari pertama Awalul Khorif, dan juga disebut awal bulan Tahun Hijriyah Syamsiyah ( Tahun Hijriyah menurut perhitungan peredaran matahari ). Kini tahun Hijriyah Syamsiyah memasuki tahun ke 1389 sejak 24 September 2010.
CATATAN INI SEMOGA ADA MANFAATNYA BAGI MEREKA YANG AKAN MENUNAIKAN IBADAH HAJI ATAU UMRAH, SEHUBUNGAN DENGAN MENGHADAPI PEUBAHAN MUSIM DI SANA.

PERKIRAAN PERUBAHAN MUSIM SEKITAR IDUL ADHA
DI ARAB SAUDI DARI TAHUN KE TAHUN
“TAHUN
MASEHI” “IDUL ADHA
TERJADI
SEKITAR” MUSIM YANG SEDANG TERJADI
B. ARAB B. INDONESIA
2006 30 DES 2006 Awalus Syita’ Awal Musim Dingin
2007 19 DES 2007 Akhirul Khorif Akhir Musim Dingin
2008 8 DES 2008 Akhirul Khorif Akhir Musim Dingin
2009 27 NOP 2009 Akhirul Khorif Akhir Musim Dingin
2010 17 NOP 2010 Wasatul Khorif Tengah Musim Sejuk
2011 6 NOP 2011 Wasatul Khorif Tengah Musim Sejuk
2012 25 OKT 2012 Wasatul Khorif Tengah Musim Sejuk
2013 14 OKT 2013 Awalul Khorif Awal Musim Sejuk
2014 3 OKT 2014 Awalul Khorif Awal Musim Sejuk
2015 22-سبتمبر-15 Akhirus Shoif Akhir Musim Panas
2016 11-سبتمبر-16 Akhirus Shoif Akhir Musim Panas
2017 31 AGUS 2017 Akhirus Shoif Akhir Musim Panas
2018 20 AGUS 2018 Wasatus Shoif Tengah Musim Panas
2019 9 AGUS 2019 Wasatus Shoif Tengah Musim Panas
2020 29-يوليو-20 Wasatus Shoif Tengah Musim Panas
CATATAN :
Penetapan Idul Adha/Wukuf di Arab Saudi berdasarkan Ru’yatul Hilal. Jadi bisa lebih cepat sehari dari perkiraan. Catatan ini hanya sekedar perkiraan perubahan musim sekitar pelaksanaan ibadah haji di sana. Bagi yang akan beribadah haji agar bisa membuat persiapan dalam menghadapi PERUBAHAN MUSIM/CUACA di sana.

H. Mahmudi.
Guru M A Negeri 1 Samarinda.
(Menunaikan ibadah haji tahun 2007)

Khotbah, H. Kurniadi+MEMPERIGATI MAULID

Dalam Tak Berkategori di Januari 17, 2011 pada 2:05 pm

MEMPERIGATI MAULID
Drs. H. Kurniadi

الحمد لله الذى هدنا لدين القويم ، وأنعم علينا أن كنا من المؤمنين، وشرع لنا بخمسة اركان الدينوالشكر له أن كنا من المتعبدين الشاكرين ,اشهد أن لااله الالله وحده لا شريك له وأشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله، شهادة الموحدين
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله واصحابه المهديين، وسلم تسليما كثيرا عدد المخلوقين
اما بعد، أيها الحاضرون، اتقوالله حق تقاته ولا تموتن الا وانتم مسلمون

Hadirin rahimakumullah
Mari kita sama-sama berwasiat pada diri kita untuk terus berupaya meningkatkan bakti kepada Allah Khaliqul alam, agar kita terus melangkah menjadi hambanya yang tergolong Muttaqien.

Dalam kesempatan ini pula, cobalah kita merenungkan kembali perjalanan hidup kita, kita evaluasi apa yang kita dapatkan sebulan yang Rabiul Awwal tahun ini, selama bulan pelaksanaan peringatan maulid Nabi Besar Muhammad saw.

Allah telah mengajarkan dengan firmannya

فذكر فان الذكرى تنفع المؤمنين

Berikanlah peringatan, karena peringatan itu akan bermanfaat bagi orang yang beriman.

Kiranya, atas dasar firman Allah itulah, yang menjadi salah satu dasar dan motivasi terbentuknya suatu tradisi positif di kalangan ummat Islam, yaitu peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. tiap bulan Rabiul Awwal setiap tahun.

Baik oleh pencetus ide pelaksanaan peringatan Maulid, diantaranya adalah sultan sallahuddin al ayyubi maupun para penyusun biografi Muhammad dengan naskah Maulid Diba’e, misalnya, Barjanzi, Syarafal Anam, maulid Habsy dsb. begitu pula para penceramah, khatib, semuanya bertujuan bahwa pelaksanaan peringatan Maulid itu adalah untuk membangkitkan atau menyalakan kembali gairah ummat Islam untuk mempelajari, menghayati serta mengamalkan ajaran-ajaran beliau, yakni agama Islam yang di bawa oleh Rasul yang bernama Muhammad saw. yang pernah lahir pada 12 Rabiul Awwal tahun Gajah di Makkah. Logikanya, bahwa dengan ingat kepada kelahiran beliau, akan terbayanglah betapa suka-duka hidupnya, betapa liku-liku perjuangannya dalam menyebarkan ajaran Islam dengan segala halangan-halangannya, dan dari pengorbanan beliau itulah, akhirnya sampai kepada kita apa yang kita kenal dengan agama Islam yang kita pegang saat ini, sebagai agama yang membawa penerangan hidup untuk keselamatan duniawi dan ukhrawi, dengan demikian tentunya kita akan semakin tergugah untuk terus berpegang teguh pada ajaran itu dan terus bergairah untuk menghayati serta mengamalkannya tanpa sekali kali mengabaikannya.

Hadirin rahimakumullah
Kalau begitu tujuan adanya peringatan Maulid, maka kita pun bertanya-tanya, apakah tujuan peringatan maulid itu sudah tercapai ? Untuk menjawab pertanyaan ini, cobalah kita lihat pada diri kita masing-masing, karena selama bulan Maulid ini, paling tidak kita pasti mendengar adanya orang melaksanakan peringatan semacam itu, atau mungkin kita hadir dalam acara itu, bahkan mungkin pula kita terlibat secara langsung dalam pelaksanaannya, baik selaku panitia maupun penyandang dananya.

Cobalah kita lihat kembali, berapa banyak dana yang digunakan, setiap m,asjid, setiap langgar, setiap kalomppok Yasinan, setiap Maslis Taklim, setiap sekolah, setiap kantor, setiap organisasi, semuanya, semuanya ramai ramai mengadakan acara peringatan Maulid, sejumlah warga dikumpul, penceramah didatangkan, banyak uang dikeluarkan, untuk penceramah, untuk konsumsi, untuk kesenian dan dekorasi, dsb. Tidak sedikit uang digunakana, kalau sja semua uang itu dikumpulkan, lalu digunakan untuk membangun ruang kelas TK Alaqor an, entah berapa ruangan yang dapat dibangun setiap bulan maulid.

Lalu, apakah setelah mengikuti peringatan Maulid yang menghabiskan banyak uang itu, kita semakin bergairah untuk mempelajari, menghayati serta mengamalkan ajaran-ajaran Islam yang pernah beliau siarkan ?.
Jawabnya ada pada diri kita masing masing, perilakukan setelah ini akan menjadi buktinya.

Hadirin rahimakumullah

Abdul Wahid bin Ismail bercerita, bahwa di Mesir dahulu, ada keluarga Muslim yang setiap tahun, bila datang Rabiul Awwal, keluarga itu pun melaksanakan suatu perjamuan sebagai perwujudan rasa gembira atas kelahiran Nabi Muhammad yang sejarahnya tercatat pada bulan itu, perjamuan ini mungkin mirip atau sejenis dengan apa kita kenal dengan acara maulid yang biasa kita laksanakan, dengan memerlukan biaya yang lumayan jumlahnya. Disamping keluarga itu tadi, ada tetangganya yang beragama Yahudi, sepasang suami-isteri, Isteri Yahudi ini berkata kepada suaminya “Mengapa, tetangga kita yang muslim itu, setiap bulan Rabiul Awwal ini, tiap tahun selalu mengadakan perjamuan ? Suami Yahudi itu menjawab “itu adalah karena mereka beranggapan bahwa dalam bulan inilah nabinya yaitu Muhammad dilahirkan”. Lalu pada malam itu, suami-isteri yang Yahudi itu pun tidur. Dalam tidurnya, isteri Yahudi itu bermimpi ia melihat ada orang berbondong-bondong masuk rumah tetangganya yang siang tadi melaksanakan perjamuan diantaranya ada laki-laki yang begitu tampan, sangat dimuliakan. Wanita itu pun lalu mendekat pada salah seorang diantara anggota rombongan itu, ia pun bertanya “siapa laki-laki yang tampan ini”. Orang itu menjelaskan bahwa itulah Rasulullah, Muhammad saw. beliau masuk kerumah ini untuk menemui para penghuninya yang telah menunjukkan rasa suka-cita mereka atas kelahiran beliau di bulan ini. Wanita Yahudi itu pun berkata lagi, “maukah orang itu berbicara denganku apabila aku mengajaknya bicara ?”, laki-laki tadi menjawab “sudah tentu beliau mau”. Wanita Yahudi itu pun lantas mendekati Nabi Muhammad dan menyapanya, lantas Nabi pun menjawab sapaan itu dengan begitu ramahnya. Wanita itu pun berkata pula, sekarang tahulah aku dengan seyakin-yakinnya bahwa tuan memang benar seorang Nabi yang mulia yang berpribadi agung, celakalah orang yang mengingkari ajaranmu, mari kita berpegang tangan, karena aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan selain Allah, dan Engkau adalah Muhammad Rasulullah”.

Dalam hatinya, wanita itu berniat bahwa nanti besok pagi, ia akan bersedakah dengan harta yang ia miliki dan melaksanakan jamuan untuk memperingati Maulid Nabi, sekaligus sebagai perwujudan rasa syukur atas keIslamannya dan mimpinya malam itu. Akan tetapi, diluar dugaan, begitu bangun pagi, ia melihat suaminya sudah sibuk untuk menyiapkan suatu perjamuan, ia begitu rajin dan serius, yang semakin membuat isterinya itu heran. Dengan hati-hati wanita itu menanya suaminya, katanya “Ada apa gerangan kulihat engkau begitu sibuk dan bersemangat pagi ini ? si suami menjawab, “karena orang yang kau lihat malam tadi. Wanita itu bertambah heran, siapa gerangan yang telah membuka rahasia mimpinya kepada suaminya. Si suami menjelaskan bahwa ia telah ber Islam dalam mimpinya yang terjadi pada malam itu setelah isterinya bermimpi, dan Muhammad lah yang memberitahukannya.

Kisah ini termuat dalam Kitab Maulud Syarrafal Anam
Apakah kita ada punya tetangga Yahudi, saya pikir tidak ada, tapi keYahudian lah yang mungkin ada.

Sejumlah sifat keYahudian, ingin menang sendiri, merasa pintar sendiri, merasa lebih super daripada orang lain, keras kepala dsb. Sifat-sifat itulah yang mungkin ada di sekitar kita atau bahkan pada diri kita.

Hadirin rahimakumullah
Kalau peringatan Maulid pernah mempengaruhi suami isteri yang beragama Yahudi hingga mereka memeluk agama Islam, maka seharusnya peringatan Maulid yang tiap tahun kita ikuti, tentunya sudah pasti akan mampu mengikis sifat-sifat keYahudian itu pada diri kita. Marilah kita buang jauh-jauh sifat ingin menang sendiri karena Muhammad nabi kita adalah orang sangat toleran dan bijaksana, kita hilangkan sifat atau perasaan paling pintar, karena nabi Muhammad pun masih meminta pendapat sahabat-sahabatnya, janganlah merasa paling hebat karena Muhammad adalah orang yang rendah hati dan tawadhu’. Sifat-sifat Muhammad yang terpuji itulah yang antara lain digambarkan dalam naskah-naskah Maulid atau biografi Muhammad yang banyak diungkapkan kembali dalam setiap peringatan maulid nabi.

Hadirin rahimakumullah
Kita teladani kehidupan nabi, berarti pula kita telah bergairah, bersemangat untuk menghayati serta mengamalkan ajaran beliau, sebagai bekas atau pengaruh dari pada adanya kegiatan peringatan Maulid. Dan dengan demikian kita akan terus menanjak meniti derajat-derajat Taqwa. Dan janganlah sampai terjadi adanya peringatan maulid setiap tahun menjadi sebagai hal yang rutin dan menjemukan, karena terus menerus setiap tahun kita ikuti, karena dianggap rutin dan menjemukan itulah maka kita tidak mampu lagi menangkap hikmah yang terkandung dari acara semacam itu, sebagaimana hal itu diisyaratkan oleh Allah dalam firmannya

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آَمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ (16
Pabila juakah akan datang waktunya bagi orang-orang yang mengaku beriman, agar hati mereka menjadi khusuk, tunduk, ingat kepada Allah, juga kepada kebenaran yang telah sampai kepada mereka. Janganlah mereka menjadi seperti orang-orang dahulu yang menerima Al Kitab, karena berlalunya waktu, maka hati mereka menjadi beku, hingga kebanyakan diantara mereka menjadi fasiq.

بارك الله لى ولكم فىالقرأن العظيم ونفعنى واياكم بمافيه من الايات والذكرالحكيم اقو ل قولى هذا وأستغفرالله لى ولكم أنه هوالغفورالرحيم

Drs. H. Kurniadi
J.P.Suryanata, Gg. 10, No. 29
HP. 081322991274/08164572605

KEBIJAKAN TEKNIS KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TENTANG PEMBINAAN TIM PENILAI KELUARGA SAKINAH.

Dalam Tak Berkategori di Januari 12, 2011 pada 3:21 pm

KEBIJAKAN TEKNIS
KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
TENTANG PEMBINAAN TIM PENILAI KELUARGA SAKINAH.

SebagaimanaKeluarga atau rumah tangga adalah unit terkecil yang menjadi pilar utama keberlangsungan dan perkembangan masyarakat, bangsa dan negara. Tidak ada masyarakat, bangsa dan negara yang kokoh tanpa adanya keluarga yang baik dan berkualitas.

Kita menghadapi berbagai kenyataan dalam masyarakat ini, bahwa tidak sedikit rumah yangga yang mengalami berbagai kendala bahkan sampai kepada terjadinya perceraian.

Pada tahun 2004, perceraian di Kaltim antara delapan sampai sembilan pasang seharinya, itu lima tahun yang lalurwndnya bukan menurun malah selalu meningkat dari tahun ketahun. Tentunya kondisi ini memacu kita untuk mengambil langkah, apapun yang mungkin dan pihak manapun yang mempunyai peluang untuk turut mengatasi masalah ini. Upaya upaya dari semua pihak untuk mengurangi terjadinya perceraian tentunya sangat membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan semakin kokohnya setiap rumah tangga.

BP-4 selama ini telah melakukan perannya sebagai juru damai antara pasangan suami isteri atau keluarga yang mengalami perselisihan, agar perselisihan itu tidak berujung pada perceraian.

Mahkamah Agung ( MA ) telah membuat aturan bahwa setiap perkara perceraian di Pengadilan Agama tidak diputus sebelum melalui upaya perdamaian dengan proses mediasi.

Mediasi kepada para pihak dalam perkara perceraian, dilakukan oleh Lembaga Mediasi yang diakreditasi oleh MA, dengan syarat lembaga itu memiliki personil mediator yang sudah dilatih oleh lembaga pelatihan yang sudah diakreditasi oleh MA pula.

Kedepan, dalam perannya untuk mengurangu peristiwa perceraian, maka BP4 akan mengambil peran sebagai lembaga mediator, guna menjadi penengah atau juru damai bagi pasangan yang berupaya untuk bercerai di Pangadilan Agama.

Disamping itu, usaha untuk mengurangi peristiwa perceraian dengan peran sebagai lembaga mediator, BP-4 juga akan meggerakkan segenap potensi disemua sektor yang dapat dijangkau, untuk mewujudkan terlaksananya kursus calon pengantin ( suscatin ) sebagai bagian upaya untuk mematangkan persiapan setiap pasangan calon pengantin, hinga dapat mengurangi terjadinya perceraian.

BP-4 akan menggandeng LSM seperti Muhammadiyah, NU, PKK dll agar turut ambil bagian, secara sendiri sendiri atau bersama sama, dengan mengharapkan bantuan atau subsidi dari APBD sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, agar mejadi keluarga keluarga sakinah.

Kursus adalah semacam pelatihan intensif untukmendapatkan kualifikasi tertentu.

Kursus Calon Penganten adalah semacam pelatihan intensif terhadap Calon Penganten guna memberikan bekal pengetahuan dan kesiapan mental kepada mereka untuk memasuki kehidupan berumah tangga.

Dengan dilaksanakannya kursus Calon pengenten akan diperoleh manfaat yang cukup besar, diantaranya ;

Calon suami memahami seluk beluk berumah tangga dan tanggung jawabnya sebagai suami.
Calon isteri memahami seluk beluk berumah tangga dan tanggung jawabnya sebagai isteri.
Calon suami memahami dan menyadari hak-haknya sebagai suami.
Calon isteri memahami dan menyadari hak-hak nya sebagai isteri.
Suami isteri memahami dan menyadari peran masing-masing secara gender.
Kesiapan suami isteri memasuki rumah tangga menjadi lebih matang.
Kesiapan suami isteri untuk menerima kehadiran anak dan mendidik anak menjadi lebih matang.
Kesiapan suami isteri untuk menerima ketidak samaan menjadi lebih matang.
Keutuhan rumah tangga lebih terjamin karena matangnya persiapan.
Di Malaisiya dan Singapora, setelah ketentuan Kursus di terapkan, jumlah pasangan bercerai semakin jauh menurun.
Dengan dilakukannya sosialisasi maka Kursus Calon penganten dapat dilaksanakan oleh LSM atau PKK di tiap Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur.

Di Malaysia dan Singapura sudah menerapkan Suscatin ini, Negara mereka mewajibkan warganya untuk mengikuti Suscatin selama seminggu.

Disamarinda sudah ada LSM Al Fina yang memulai kegiatan Suscatin ini, meskipun dalam tahap ujicoba, tentu masih perlu disempurnakan.

Disamping itu, Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP-4). Sebagai organisasi binaan Kementerian Agama, Secara berjenjang, mulai tingkat pusat (Nasional), Provinsi, Kabupaten/Kota bahkan sampai kecamatan, senantiasa berupaya untuk memberikan pembinaan dengan berbagai upaya untuk menjaga dan memelihara kelestarian rumah tangga agar menjadi rumah tangga atau keluarga yang sakinah penuh mawaddah warahmah.

Salah satu kegiatan, guna terciptanya keluarga sakinah yang tetap lestari dan langgeng itu adalah dengan jalan mengadakan pemilihan keluarga sakinah teladan, sebagaimana yang telah berlangsung setiap tahun. Maksud dan tujuan Pelaksanaan Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan ini adalah untuk memberikan pembinaan, motivasi dan sekaligus penghargaan kepada keluarga Sakinah yang layak jadi Teladan, dengan melalui proses penilaian oleh sebuah Tim Penilai.

Untuk itu, agar seluruh Tim Penilai, dari semua daerah dan semua jenjang, melakukan penilaian dengan metode yang sama, bekerja dengan teknis yang sama, dengan persepsi yang sama, maka BP-4 provinsi Kalimantan Timur perlu melaksanakan pembinaan terhadap Tim Penilai Keluarga Sakinah Teladan Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur.

Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan, sangat berbeda dengan pemilihan pemilihan lainnya, pemilihan duta wisata, pemilihan Puteri Indonesia, Miss Univers / Ratu Sejagat, dll. yang harus ada yang menang dan ada yang kalah.

Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan bukan ajang lomba, melainkan upaya untuk menentukan “kepada siapa penghargaaan sebagai teladan itu diberikan” teladan sebagai keluarga muslim. Jadi ini bukan masalah peserta, kalah atau menang, tapi masalahnya adalah ‘kepada siapa penghargaan itu layak diberikan,siapa yang terpilih karena paling layak untuk diberi penghargaan sebagai Keluarga Sakinah Teladan,……… versi BP-4……..
TELADAN SEJATI, TIDAK AKAN PERNAH MERASA KALAH JIKA IA TIDAK MENDAPATKAN PENGHARGAAN DARI ORANG LAIN. Tidak ada PEMENANG KELUARGA SAKINAH TELADAN. Yang ada adalah YANG TERPILIH, bkan PEMENANG, JADI TIDAK ADA PESERTA YANG MERASA KALAH

Oleh karena itu, kami berharap, kiranya dengan kegiatan ini, mampu mempekecil kesenjangan antar Tim Penilai yang satu dengan lainnya, karena dalam melaksanakan penilaian sudah menggunakan metode, teknis dan persepsi yang sama. Sehingga upaya kita untuk memunculkan keluarga keluarga sakinah teladan semakin mudah, dan hasil penilaian semakin berkualitas.

Oleh karena itu pula maka para Pengurus BP-4 Kabupaten/Kota dan calon Tim Penilai Keluarga Sakinah Teladan, yang hadir disini, agar mengikuti kegiatan ini secara maksimal, dan mengambil manfaat dari pertemuan ini secara optimal.

Hadirin yang saya hormati
Saya harapkan dan mamang sudah semestinya, setelah pembinaan ini nanti, saudara saudara semua mulai mengambil langkah langkah yang perlu, pendekatan ke[pada Pemkab/Pemkot, BAPEDA untuk mendapat dukungan, terutama anggaran subsidi APBD, juga kepada LSM Keislaman di masing masing daerah, untuk upaya revitalisasi BP-4 dan mewujudkan Kursus Calon Pengantin yang kita maksudkan tadi, dan siap menerapkan ilmunya jika nanti ada kegiatan pemilhan Kdeluarga Sakinah Teladan.Kalau masih kurang jelas dalam pertemuan ini, nanti bisa, undang pihak Kanwil untuk menjelasan lebih tuntas lagi di daerah nanti.

Khusus menyangkut Suscatin, lakukan audiensi, pendekatan kepada sticholder di daerah, undang saja pihak Kanwil, Bidang Urusan Agama Islam untuk membantu menjelaskan apa maksudnya dan bagaimana pentingnya Suscatin itu dalam rangka bagian upaya mensejahterakan masyarakatnya, yang tentunya perlu menjadi kependulian para sticholder di setiap daerah.

Hj Erwn

Dalam Tak Berkategori di Januari 12, 2011 pada 3:20 pm

PENILAIAN KELUARGA SAKINAH TELADAN
BADAN PENASIHATAN,PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN
( BP-4 )

Ir. Hj. Noor Erwani

Yang dinilai adalah KETELDANAN aspek;
1. Kelangsungan hidup perkawinan ( usia perkawinan dll )
2. Keperibadian seluruh anggota keluarga dalam hal kehidupan beragama.
3. Keperibadian seluruh anggota keluarga dalam hal bermasyarakat.
4. Keberhasilan dalam hal pendidikan anak
5. Kemampuan Akademik seluruh anggota keluarga; pengetahuan umum
6. Pengetahuan agama seluruh anggota keluarga; aqidah,fiqh ibadah, tulis baca alqor an dll.
7. Pengabdian masyarakat
8. Prestasi seluruh anggota keluarga
9. Pengabdian masyarakat.
10. Lingkungan hidup

TEKNIS PENILAIAN

1. Pemberian BOBOT NILAI terhadap setiap aspek yang dinilai
2. Penilaian administrative
Dengan melakukan penelitian riwayat hidup serta bukti pendukungnya, menyangkut;
a. Kelangsungan hidup perkawinan
b. Keberhasilan dalam hal pendidikan anak
c. Pengabdian masyarakat
d. Prestasi seluruh anggota keluarga
e. Lingkungan hidup

3. Test tertulis
4. Wawancara
5. Observasi lingkungan.
6. Penggalian informasi pihak ketiga.

TIM PENILAI MEMBUAT RANGKING PESERTA MANA YANG PALING BANYAK KEBAIKANNYA DAN PALING SEDIKIT CELANYA.

ASPEK YANG DINILAI

Dalam Tak Berkategori di Januari 12, 2011 pada 3:19 pm

PENILAIAN KELUARGA SAKINAH TELADAN
BADAN PENASIHATAN,PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN
( BP-4 )
Ir. Hj. Noor Erwani, Msi

Yang dinilai adalah KETELDANAN aspek;

1. Kelangsungan hidup perkawinan ( usia perkawinan dll )
2. Keperibadian seluruh anggota keluarga dalam hal kehidupan beragama.
3. Keperibadian seluruh anggota keluarga dalam hal bermasyarakat.
4. Keberhasilan dalam hal pendidikan anak
5. Kemampuan Akademik seluruh anggota keluarga; pengetahuan umum
6. Pengetahuan agama seluruh anggota keluarga; aqidah,fiqh ibadah, tulis baca alqor an dll.
7. Pengabdian masyarakat
8. Prestasi seluruh anggota keluarga
9. Pengabdian masyarakat.
10. Lingkungan hidup

TEKNIS PENILAIAN

1. Pemberian BOBOT NILAI terhadap setiap aspek yang dinilai
2. Penelitian riwayat hidup serta bukti pendukungnya, menyangkut;
a. Kelangsungan hidup perkawinan
b. Keberhasilan dalam hal pendidikan anak
c. Pengabdian masyarakat
d. Prestasi seluruh anggota keluarga
e. Lingkungan hidup

3. Test tertulis
4. Wawancara
5. Observasi lingkungan.
6. Penggalian informasi pihak ketiga.

TIM PENILAI MEMBUAT RANGKING PESERTA MANA YANG PALING BANYAK KEBAIKANNYA DAN PALING SEDIKIT CELANYA.

PEN ADM KSTEL

Dalam Tak Berkategori di Januari 12, 2011 pada 3:18 pm

PENILAIAN ADMINISTRASI HAL : 1
KRETERIA PENILAIAN PROFIL KELUARGA SAKINAH TELADAN
PROV.KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2009
No KRETERIA BALIKPAPAN MALINAU BULUNGAN SAMARINDA BERAU NUNUKAN
1 PENDIDIKAN HM.Yusuf Sayuti Hj.Rusmaniah H.Andin Abdul Malik ,SE Hj.Wasti Moh.Bansir Nur Aini Drs.HM.Nurdin Yunus Hj.Nurwidad Usman,M.Pd H.Ibrahim Istur Hj.Jusnaniah Sunarto Hj.Ratna Silawane
SD – 60
SLTP – 70
SLTA – 80
S1 – 90

2 USIA PERNIKAHAN

30 TH – 70
35 TH – 80
40 TH – 85
50 TH – 90
3. JUMLAH ANAK
2 ORANG – 90
3 ORANG – 85
4 0RANG – 70
4-6 ORANG – 60
4 PENDIDIKAN ANAK
S2 – 90
S1 – 85
SLTA – 80
SLTP – 70
SD – 60
T O T A L

PENILAIAN ADMINISTRASI HAL : 2
No KRETERIA KUTAI BARAT KUTAI TIMUR BONTANG KUTAI KARTANEGARA TARAKAN
1. PENDIDIKAN Drs.H.PM.Madda Hj.Noor Aini,HB H.Abdul Wasi,HB Hj.Maspah H.Abdul Qodir Ilyas Hj.Kardiana H.Jamah Sari,S.Pdi,MM Hj,Djamsuri Mutmainah,S.Pdi H.Muhamad Noerdin Hj.Heriyani,AM,SE
SD – 60
SLTP – 70
SLTA – 80
SI – 90
2. USIA PERNIKAHAN
30 TH – 70
35 TH – 80
40 TH – 85
50 TH – 90
3. JUMLAH ANAK
2 ORANG – 90
3 0RANG – 85
4 ORANG – 70
5-6 ORANG – 60
4. PENDIDIKAN ANAK
S2 – 90
S1 – 85
SLTA – 80
SLTP – 70
SD – 60
T O T A L
Samarinda, 3 Agustus 2009
Catatan : Penilai,
Kursus :
Seminar :
Tanda Penghargaan : ……………………………………………..
Aktifitas dimayarakat :
Anak asuh :
PERHITUNGAN NILAI PASANGAN KELUARGA SAKINAH TELADAN TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2009
Pendidikan Suami/Isteri KUTAI BARAT KUTAI TIMUR BONTANG TARAKAN BALIKPAPAN MALINAU BULUNGAN SAMARINDA BERAU NUNUKAN PPU KUTAI KARTANEGARA
S2 – 95
S1 – 90
D3 – 85
SLTA – 80
SLTP – 70
SD – 60 S1 – 90
D3 – 85
175 SLTP – 70
SLTP – 70
140 Mts – 70
SD – 60
130 SLTA – 80
S1 – 90
170 SMEA – 80
SLTA – 80
160 S1 – 90
SLTA – 80
170 PGA – 80
PGA – 80
160 S1 – 90
S2 – 95
185 SLTA – 80
PGA – 80
160 SLTA – 80
Dip. – 85
165 D3 – 85
SLTP- 70
155 S2 – 95
S1 – 90
185
Usia Pernikahan
30 Th – 70
35 Th – 80
40 Th – 85
50 Th – 90
31 Th – 72
41 Th – 85
35 Th – 80
32 Th – 75
32 Th – 75
36 Th – 82
44 Th – 87
35 Th – 80
39 Th – 83
30 Th – 70
36 Th – 83
29 th – 60
Jumlah Anak
2 orang – 90
3 orang – 85
4 orang – 70
5-6 org – 60
5 Orang – 60
5 orang – 60
4 orang – 70
2 orang – 90
2 0rang – 90
4 orang – 70
5 orang – 60
6 orang – 60
6 orang – 60
3 0rang – 85
7 orang – 60
2 orang – 90
Pendidikan Anak
S3 – 100
S2 – 95
S1 – 90
D3 – 85
SLTA – 80
SLTP – 70
SD – 60 S1 – 90
S1 – 90
S1 – 90
D3 – 85
S1 – 90
445 D3 – 85
S1 – 90
D3 – 85
S1 – 90
S2 – 95
445 S2 – 95
S1 – 90
S2 – 95
S1 – 90
370 D3 – 85
SLTA – 80
165 S2 – 95
D3 – 85
180 S1 – 90
S1 – 90
S1 – 90
S1 – 90
360 SLTA – 80
SLTA – 80
S3 – 100
S1 – 90
S1 – 90
440 S2 – 95
Dip. – 85
Dip. – 85
S2 – 95
SLTA – 80
Dip. – 85
525
S2 – 95
S1 – 90
Dip – 85
S1 – 90
S1 – 90
SLTA- 80
530 SLTA – 80
SD – 60
S1 – 90
230 S2 – 95
S1 – 90
S1 – 90
S1 – 90
S1 – 90
D3 – 85
SLTA- 80
620 S1 – 90
SLTA – 80
170
Anak Asuh 3 orang – 90 - - 6 0rang – 90 5 orang – 90 - - 5 orang – 90 2 0rang – 90 - 2 orang – 90 7 orang – 90
TOTAL 842 730 650 590 595 682 747 940 923 550 1008 595

SAMARINDA, 03 AGUSTUS 2009
TTD

DEWAN JURI

REKAPITULASI PENILAIAN
NO DAERAH PASANGAN SUAMI/ISTERI PENDIDIKAN SUAMI/ISTER USIA PERNIKAHAN JUMLAH ANAK PENDIDIKAN ANAK ANAK ASUH TOTAL NILAI
1 Penajam Paser Utara Ahmad Syamsul Arifin/Idjah Djumainah
155 83 60 620 90 1008
2 Samarinda
Drs.HM.Nurdin Yunus/ Hj.Nurwidad Usman,M.Pd 185 80 60 525 90 940
3 Berau
H.Ibrahim Istur/ Hj.Jusnaniah 160 83 60 530 90 923
4 Kutai Barat
Drs.H.PM.Madda/ Hj.Noor Aini,HB 175 72 60 445 90 842
5 Bulungan
Moh.Bansir/ Nur Aini 160 87 60 440 - 747
6 Kutai Timur
H.Abdul Wasi,HB/ Hj.Maspah 140 85 60 445 - 730
7 Malinau
H.Andin Abdul Malik ,SE/ Hj.Wasti 170 82 70 360 - 682
8 Bontang
H.Abdul Qodir Ilyas /Hj.Kardiana 130 80 70 370 - 650
9 Balikpapan
HM.Yusuf Sayuti/ Hj.Rusmaniah 160 75 90 180 90 595
10 Kutai Kartanegara
H.Jamah Sari,S.Pdi,MM/ Hj,Djamsuri Mutmainah,S.Pdi 185 60 90 170 90 595
11 Tarakan
H.Muhamad Noerdin/ Hj.Heriyani,AM,SE 170 75 90 165 90 590
12 Nunukan Sunarto/ Hj.Ratna Silawane
165 70 85 230 - 550

SAMARINDA,03 AGUSTUS 2009
TTD

Dewan Juri

REKAPITULASI PENILAIAN
NOMOR PASANGAN DAERAH TOTAL NILAI
1 PENAJAM PASER UTARA

2 SAMARINDA

3 BERAU

4 KUTAI BARAT

5 BULUNGAN

6 KUTAI TIMUR

7 MALINAU

8 BONTANG

9 BALIKPAPAN

10 KUTAI KARTANEGARA

11 TARAKAN

12 NUNUKAN
550

Samarinda,03 Agustus 2009

TTD

Dewan Juri

KRETERIA DAN PERSYARATAN AN TIM PENILAI KELUARGA SAKINAH TELADAN

Dalam Tak Berkategori di Januari 12, 2011 pada 3:16 pm

KRETERIA DAN PERSYARATAN ANGGOTA TIM PENILAI
KELUARGA SAKINAH TELADAN
Drs. H. Ahmad. Hijazi

Dasar

Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor DJ.II/203/Tahun 2010, tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan.

A. Kreteria
1. Beragama Islam
2. Usia minimal 45 tahun
3. Berpendidikan minimal S1 dan atau memiliki keahlian dibidang agama dan bidang yang dinilai.
4. Telah berkeluarga
5. Sehat jasmani dan rohani.
6. Mampu menyimpan rahasia.

B. Uraian

1. Beragama Islam

Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan ( versi BP-4 ) adalah sebuah kegiatan pemilihan Keluarga Sakinah Teladan yang bersifat Islamy, karena mana BP-4 atau Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan adalah sebuah organisasi keIslaman binaan Departemen Agama yang bergerak dalam usaha pelestarian perkawinan., oleh karena itu maka pesertanya adalah dari kalangan umat Islam dan oleh karena itu pula maka anggota Tim Penilainya juga mestilah beragama Islam.

Disamping beragama Islam, Tim Penilai tentunya juga memiliki pengetahuan keislaman yang pantas, karena mereka akan melakukan penilaian terhadap orang lain menyangkut hal hal yang berkaitan atau dari sudut pandang Islam.

2. Usia minimal 45 tahun.

Pekerjaan menilai orang lain, yang seharusnya obyektif, rentan atas subyifitas. Sikaf subyektif gampang terjadi bila ybs. Jiwanya masih labil dan emosional.
Pekerjaan menilai orang lain memerlukan kemantapan psikologis dan kestabilan emosional.
Menurut para ahli , kematangan jiwa seseorang umumnya dicapai sekitar usia 40 tahun. Begitulah para nabi dibangkitkan sebagai nabi pada usia 40.
Alqor an mengindikasikan demikian, sebagaimana dirman Allah dalam yang berbunyi

Walamma balaga asyuddahu……
Hatta iza balaga arba ina sanah…..

Karena pertimbangan seperti itulah maka aturan main Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan ( versi BP-4 ) menentukan angota Tim Penilai minimal berusia 45 tahun, karena usia 45 diyakini orang itu sudah benar benar matang,

Diharapkan penilaian berlaku objektif karena dilakukan oleh orang orang yang sudah matang, tentu saja mesti didukung dengan kemampuan pengetahuan dibidang yang dinilainya.

3. Berpendidikan minimal S1 dan atau memiliki keahlian dibidang agama dan bidang yang dinilai.

Peserta, keluarga, pasangan suami/isteri dan anak anaknya, yang merupakan keluarga berprestasi, umumnya mencapai pendidikan yang cukup.
Karena itu maka anggota Tim Penilai idealnya t idak lebih dibawah dari yang dinilai,

Yang tidak S1, juga dimungkinkan, karena yang dinilai tidak hanya terbatas pada aspek pendidikan formal, namun minimal kapasitasnya dan kemampuannya dalam bidang yang dinilainya dapat disetarakan dengan pendidikan S1.

4. Telah berkeluarga.

Objek yang dinilai adalah sebuah keluarga, suatu institusi yang mencakup pengalaman fisik dan psikologis, pengalaman jasmani rohani.

Oleh karena itu maka yang menilai sudah semestinya sudah mengalami juga apa yang dinilainya itu, dan oleh karena itu maka anggota Tim Penilai mestinya sudah berkeluarga.

5. Sehat jasmani dan rohani. Itu sudah umum

6. Mampu menyimpan rahasia.
Pada saat melakukan penilaian, Tim penilai akan mengatahui banyak hal menyangkut pihak yang dinilai, baik yang bersifat umum, lumrah, bahkan hal hal yang bersifat sangat pribadi dan tidak selurhnya layak diketahui oleh umum, misalnya;

a. Bagaimana keharmonisan antara suami isteri, dan anak anak. Kalau benar benar harmonis, boleh diketahui umum,. tapi kalau ternyata tidak harmonisnya, tentu aib kalau tersiar.
b. Bagaimana susana keadaan dalam rumah. Kalau kadaannya rapi, indah, tentu tidak salah diketaahui umum, tapi kalau berantakan, tentu juga aib.
c. Bagaimana hubungan dengan tetangga. Kalau dikenal baik, ya baik, kalau ternyata tidak akur, bertengkar dengan tetangga, itu juga tidak boleh tersiar lewat Tim Penilai.
d. Bagaimana hubungan dengan kawan kawan seprofessi
e. Bagaimana ibadah pribadi dan keluarganya.
f. dsb.

Hal hal itu hanya untuk kepentingan penilaian semata,dan apa bila tersebar menjadi konsumsi umum akan menjadi gossip yang dapat mempermalukan keluarga yang dinilai.

Oleh karena itu maka, setiap anggota Tim Penilai semestinya mampu merahasiakan apa yang mestinya dirahasiakan, menurut perintah atau menurut sifatnya mesti dirahasiakan.

KRETERI DAN PERSYARATAN PESERTA PEMILIHAN KELUAGA SAKINAH TELADAN

Dalam Tak Berkategori di Januari 12, 2011 pada 3:14 pm

KRETERI DAN PERSYARATAN
PESERTA PEMILIHAN KELUAGA SAKINAH TELADAN

Drs. H. Kurniadi

Berdasarkan Keputusan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.II/203/Tahun 2010, tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan, kreteria dan persyaratan peserta Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan adalah sbb;

A. Kreteria
1. Beragama Islam
2. Pasangan suami isteri yang sah.
3. Usia perkawinan minimal 30 tahun
4. Berpendidikan minimal SD

a. Keluarga Sakinah Teladan Sehat jasmani dan rohani.
b. Teladan I hasil pemilihan pada BP-4 Kecamatan/Kab/Kota

Uraian

A. Kreteria

1. Beragama Islam

Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan ( versi BP-4 ) adalah sebuah kegiatan pemilihan Keluarga Sakinah Teladan yang bersifat Islamy, karena mana BP-4 atau Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan adalah sebuah organisasi keIslaman binaan Departemen Agama yang bergerak dalam usaha pelestarian perkawinan., oleh karena itu maka pesertanya adalah dari kalangan umat Islam.

2. Usia perkawinan minimal 30 tahun.

Dengan usia perkawinan minimal 30 tahun, inklusif usia biologis meraka minilam 45 tahun, dengan pengandaian saat menikah berusia 15 tahun.

Terkait dengan usia perkawinan, juga inklusif tidak prnah terputus dengan perceraian.

Perkawinan yang mencapai usia 30 tahun tapi pernah terputus kerana perceraian lalu rujuk lagi, dianggap tidak memenuhi syarat.

3. Berpendidikan minimal SD.
Untuk dapat menjalani kehidupan berumah tangga dengan baik, tidak mutlak harus dengan pendidikan yang tinggi, karena tidak sedikit juga pasangan yang berpendidikan tinggi gagal membangun keharmonisan rumah tangga.

Yang penting sekolah, sesuai zamannya, saat mereka kawin berpendidikan SD itu sudah sebuah kemajuan disaat kebanyakan orang masih buta huruf.

Akan tetapi, tentu akan punya nilai tersendiri apabila setelah berumah tangga, pasangan itu dapat menambah pendidikannya.

B. Persyaratan
1. Sehat jasmani dan rohani.
a. Untuk dijunjung sebagai teladan tentu saja harus dalam keadaan sehat.
Sehat rohani, itu sudah hal yang umum, karena tidak mungkin orang berteladan pada orang yang tidak waras.

b. Sehat jasmani, karena mereka yang terpilih pada suatu tingkat pemilihan akan diikutkan lagi pada pemilihan tingkat selanjutnya.

2. Belum pernah terpilih sebagai Teladan I pada pemilihan sebelumnya pada livel yang sama.

3. Mengisi biodata sebagai berikut;.

MASJID ISLAMIC DJA’FAR SABERAN

Dalam Tak Berkategori di Januari 11, 2011 pada 8:07 am

19590313
MASJID RAYA BENUA ETAM
جعفرصبرا
( DJA’FAR SABERAN )
Jl. Slamet Riyadi
SAMARINDA
A. ARTI KATA
1. “Kata ”Raya” untuk menunjukkan status masjid sebagai refresentasi level provinsi, sebagaimana yang dimaksud dalam tuntunan Kementerian Agama, bahwa masjid yang dibina langsung oleh Pemppprov diberi status MASJID RAYA, .yang hanya ada satu Masjid Raya dalam satu provinsi
2. ”Benua Etam”, dari bahasa Kutai, artinya negeri kita bersama, yang sudah menjadi bahasa umum dan dipahami oleh semua etnis yang ada di Kaltim, sebagai julukan bagi Provinsi Kalimantan Timur.
3. “Dja’far Saberan”
a. Dja’far Saberan adalah seorang ulama yang namanya besar di Kalimantan Timur, yakni KH. Dja’far Saberan.
b. KH. Dja’far Saberan menulis beberapa buku, sedikitnya 17 buah, diantaranya;
1) Risalah Do’a.
2) Sabilul Ma’rifat, dan
3) Tuntunan Sholat.dll.
c. Nama KH. Dja’far Saberan dikenal luas di Kalimantan Timur sebagai ulama, bahkan buku karangan beliau ada yang diterbitkan dan beredar di Malaysia.
d. Meninggal dunia di Samarinda dan makamnya ada di komplek Masjid Darussalam di kawasan pasar pagi.
e. Ja’far juga adalah nama tokoh sastrawan Arab Islam dari kampung Barzanji kawasan Akrad ,Kurdistan(1126 H) yang terkenal dengan karya biografi Nabi Muhammad yaitu Maulid Barzanji.pejuang pemberontakan terhadap penjajah Inggeris di Iraq.
Untuk kompleks Islamic Centre diberi nama Ja’fariyyah.
1. Ja’fariyyah merupakan ucapan pe-nisbah-an, yang diambil dari kata Dja’far Saberan.
2. Ja’fariyyah juga merupakan nama suatu tempat di kota Makkatul Mukarramah, di sana ada pekuburan Ma’la, juga salah satu kawasan pemondokan jamaah haji Indonesia.
B. LANDASAN PEMIKIRAN
1. Untuk mengenang ketokohan KH.Dja’far Saberan, serta jasa jasa beliau dalam pengembangan Islam di Kalimantan Timur, maka layaklah nama beliau diabadikan menjadi nama masjid kompleks Islamic Centre Kalimantan Timur.
2. Kelayakan itu juga mengingat bahwa nama KH.Djakfar Saberan belum ada dijadikan nama jalan atau tempat lainnya, sebagaimana halnya KH. Siraj Salman, KH. Abdullah Marisi, dan KH. Harun Nafsi, dll.
Kalaupun nama KH.Djakfar Saberan sudah ada dijadikan nama jalan, maka nama tersebut sebaiknya diganti dengan nama H.Aci Ata Kamang, teman seangkatan KH.Siraj Salman yang sama sama menyusun Jadwal Sholat Sepanjang Masa ( pertama ) untuk regional Kalimantan Timur.
3. Agar ada identitas lokal yang membangkitkan rasa kebanggan warga Kalimantan Timur secara luas, tidak terbatas warga Samarinda, maka nama Masjid dilengkapi dengan sebutan ”Benua Etam”,
C. HARAPAN
1. Dengan nama “Dja’far Saberan”, dapat membangkitkan kenangan umat Islam akan kebesaran ulama yang pernah hidup di daerah ini, dan menjadi motivasi untuk lebih bergairah mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari hari.
2. Dengan nama “Dja’far Saberan”, diharapkan masjid megah ini akan menumbuhkan “taffa ul” membangkitkan semangat dan jiwa optimisme “membangun kaltim untuk semua”
3. serta menumbuhkan inspirasi untuk lahirnya Ja’far-Ja’far baru di Kalimantan Timur di masa mendatang. Amin, amin ya Rabbal alamin.
D. Ilustrasi papan nama Masjid adalah sbb;

Ilustrasi papan nama kompleks adalah sbb;

Catatan:
Untuk penulisan nama tetap menggunakan ejaan lama, untuk diskkripsi lainnya menggunakan ejaan baru

Samarinda, 4 Januri 2011/19 Muharram, 1432

Assalamu alaikum wr wb.

Saya, Drs.H.Kurniadi, Alamat, Jl. P. Suryanata, G.10, Samarinda, mengusulkan nama untuk ;
1. Masjid Islamic Centre : ” Masjid Raya Banua Etam Jafar Saberan جعفرصبرا “
2. Untuk kompleks Islamic Centre diberi nama “Islamic Centre Ja’fariyyah/ جعفريه
Landasan pemikirannya adalah sebagaimana terlampir.

Demikian usulan saya, semoga bermanfaat.
Wassalam
Hormat saya

Drs. H. Kurniadi.
19590313

Drs.H.Kurniadi
Jl. P. Suryata, Gg.10, No. 29
HP.08164572605/081322991274

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.