arifin62

HIJRAH/ SURAT DARI ALLAH

In Khutbah Jumat on Agustus 20, 2008 at 3:24 pm

HIJRAH/ SURAT DARI ALLAH.

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور انفسنا ومن سيئات اعمالنا, من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له ,اشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له, واشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله. اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه ومن تبعهم باحسان الى يوم الدين. اما بعد , فيا عباد الله اوصيكم ونفسي بتقوى الله فقد فاز من اتقى وخاب من طغى

Suatu hari, masyarakat sekitar masjid, terheran heran, mendengar suara azan dari pengeras suara. Suara itu tidak cukup merdu bahkan begitu asing bagi warga sekitar, belum pernah mereka dengar sebelumnya, timbul pertanyaan, siapa yang azan subuh itu.

Beberapa diantara mereka datang kemasjid seperti biasanya bila mendengar azan, sambil  membawa sedikit rasa penasaran, sekaligus untuk mencari tahu.

Sesampainya di masjid, mereka baru tahu kalau yang azan tadi adalah warga mereka sendiri yang rumah tinggalnya dekat masjid itu, namun orang itu jarang sekali ikut sholat berjamaah apalagi sampai azan, warga sekitar tahunya orang itu kesukaanya hanya hiburan, keraokean, nonton bareng siaran tinju atau bola dunia. Sesekali ia datang ke masjid jika ada undangan saat ada acara acara tertentu atau di malam malam awal ramadhon,  maupun ketika ada gotong royong. Ia nampaknya tidak begitu tertarik  pada hal hal bersifat keagamaan.Lalu kenapa tiba tiba ia mau azan pada subuh yang dingin itu sementara orang yang sudah berhaji saja belum datang ke masjid?.

Beberapa hari kemudian, suasana itu  Terus berlanjut, ia tetap hadir sholat berjamaah, warga yang msih penasaran mencoba beramah dengannya. Obrolan menjadi lebih serius, terungkaplah sebuah cerita kenapa terjadi perubahan yang begitu drastis pada dirinya.

Bahwa, suatu malam dalam tidurku, aku bermimpi, mimpi azan di masjid ini, tapi azannya terbalik, sehabis Allhu akbar, aku langsung mengucapkan Hayya alassholah sebelum Ashadi alla ilaha illallah. Setelah bangun subuh itu, aku merenung, apa artinya mimppiku tadi, ternyata aku yang sudah tua ini, azan saja tidak becus, berarti aku mesti belajar, belajar azan, belajar sholat belajar mermbiasakan diri sholat lima waktu, belajar mermbiasakan diri sholat berjamaah, mimpi itu membuat aku mulai banyak merenung. Aku merasa mendapat surat dari Allah. Ia pun  memeprlihatkan mana surat dari Allah yang ia maksudkan. Lalu orang itu membuka kopiahnya , Ia tunjukkan rambut kepalanya yang sudah mulai memutih, beruban. Ini adalah surat dari Allah katanya, namun sayang banyak orang yang tidak mau membacanya. Sebenarnya rambuh yang mulai putih membawa pesan kepadaku, seakan Allah berkata kepada aku, hai hambaku, kamu sudah tidak muda lagi, kamu sudah tua, kamu sudah semakin dekat keliang kubur, ingatlah berapa banyak dosa yang kamu tumpuk, bagaimana kalau ajalmu tiba saat kamu bermain kartu atau berjudi, sudah waktunya kamu bertaubat, amal baikmu sangat sedikit, kapan kamu mulai menabung untuk bekal setelah mati nanti. Aku mulai menyisihkan waktu, sebelum magrib aku sudah siap pakaian bersih dan berwudhu, aku pergi kemasjid yang agak jauh dari rumahku, aku masih malu malu, taku diolok kawan kawan yang biasa kami sama sama mangkal detiap malam di pos kamling, ngobrul, main catur atau kartu, baru belakangan ini aku merasa sudah cukup kuat untuk tampil beda, sholat berjamaah di masjid kita ini, dan memberanikan diri untuk azan meski dengan suara seadanya.

Hadirin rahimakumullah.

Ini adlah kisah nyata yang dialami oleh seorang hamba Allah di Samarinda, yang telah mampu menemukan hidayah Allah karena ia telah mau mengambilnya setelah Allah mengirimkan hidayah itu kepadanya melalui mimpi dan uban yang mulai tumbuh dikepalanya.

Mari kita sama sama membaca surat dari Allah yang kita sama sama menerimanya, uban yang memutih di kepala, kepala kita sendiri atau kepala orang lain, seakan Allah berkata kepada kita, hai hambaku, kamu sudah tidak muda lagi, kamu sudah tua, kamu sudah semakin dekat keliang kubur, ingatlah berapa banyak dosa yang kamu tumpuk, bagaimana kalau ajalmu tiba saat kamu bermain kartu atau berjudi, sudah waktunya kamu bertaubat, amal baikmu sangat sedikit, kapan kamu mulai menabung untuk bekal setelah mati nanti, yauma la yanfa u maluwwala baun, pada hari itu hartamu yang banyak dan pendukungmu yang kuat, tidak ada artinya lagi. Disuatu hari pertanggung jawaban

اليوم نختم على افواههم وتكلمنا ايديهم وتشهد ارجلهم بما كانوا يكسبون

Dimana pada hari itu,semua mulut jadi terkunci, tangan yang berbuatlah yang berbicara,serta kaki yang melangkah turut menjadi saksi.

Hadirin rahimakumullah

Udara tahun 1426 Hijriyah sudah dua hari ini kita nikmati, ini mengingatkan kita semua bahwasanya sisa jatah hidup kita semakin tinggal sedikit, dari waktu kewaktu, jatah hidup itu terus akan berkurang seiring pergantian hari,  hari berganti minggu, minggu berganti bulan, berbilang bulan mencapai setahun, terus-menerus menggiring kita jadi semakin dekat keliang kubur,

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُر, حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ ,)

Hadirin rahimakumullah

Kita sering terlalu asyik dan sibuk dengan perlombaan dan persaingan duniawi, keasyikan yang membuat kita seakan dibuai, terlena dan  lupa akan persiapan untuk sebentar lagi akan sampai pada terminal kehidupan, yaitu kuburan. Begitulah realita yang kita jalani pada umumnya.

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ , ) ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ , ) كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ ,لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ , ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ , ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ .

Semestinya janganlah begitu, karena kita sudah tahu secara pasti bahwa kita pasti akan berakhir di liang kubur, siksaan neraka sudah menghadang, nikmatnya surga juga sudah siap menyambut, tergantung bagaimana pertanggung jawaban kita akan seluruh nikmat Allah yang telah kita terima di dunia ini, apakah kita gunakan untuk beribadah ataukan hanya untuk pemuas nafsu belaka.

Hadirin rahimakumullah.

Di awal tahun ini, mari kita berhijrah, hijrah dari kebiasaan memperturutkan hawa nafsu pada kebiasaan mengabdi kepada Allah swt, berjuang keras untuk hijrah dari kebiasaan buruk pada kebiasaan baik, Rasulullah bersabda :        المهاجر من هاجر ما نهى الله عنه

Orang yang berhijrah ialah mereka yangmeninggalkan apa yang dilarang oleh Allah, karena kita sudah banyak mendapat peringatan dari Allah, siantaranya adalah uban yang memutih dikepala, agar kita termasuk dalam firman Allah yang berbunyi ;

الذين اّمنوا وهاجروا وجاهدوا في سبيل الله باموالهم وانفسهم اعظم درجةعند الله وألّئك هم الفا ئزون < التوبة  >

Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka, lebih tinggi derajatnya disisi Allah, dan mereka itulah orang orang yang beruntung.

P

اتقواالله حق تقاته ولا تموتن الا وأنتم مسلمون

بارك الله لى ولكم فىالقرأن العظيم ونفعنى واياكم بمافيه من الايات والذكرالحكيم  وتقبل منا تلاوته انه هوالغفورالرحيم, اقول قولى هذا وأستغفرالله  العظيم لى  ولكم ولوالدينا ولجميع المسلمين, فيا فوز المستغفرين ويا نجاة التٍٍَِإبين

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: