arifin62

MEMPERINGATI ISRA MI’RAJ

In Khutbah Jumat on September 1, 2008 at 9:54 am

Memperingati Isra Mi’raj

أ لحمد لله ا لذ ى أ سرى بعبد ه ليلا من ا لمسجد الحر ا م ا لى ا لمسجد أ لا قصى    .أ  شهد أن لا  ا له ا لا الله و حده لا شر يك له  و اشهد أن محداعبد ه و ر سو له,  اللهم صل وسلم و بار ك على سيدنا محمد وعلى أ له و صحبه ومن تبع هداه . أ مابعد ايها النا س ,أ تقوا الله حق تقاته ولا تموتن  ألا و أنتم مسلمون

Jamaah  Jum’at  yang  mulia .

Marilah kita membuat bekal untuk hari esok kita , dan bekal yang paling baik buat kita adalah taqwa kepada Allah SWT , dengan memperbanyak amal saleh serta menjahui segala larangannya , lebih lebih lagi kita saat ini sedang berada di bulan mubarakah, bulan Rajab yang mulia .

Hadirin yang berbahagia .

Kita telah beberapa kali mendengarkan uraian mengenai peristiwa besar yang terjadi di bulan Rajab ini yakni peristiwa Isra – Mi’ rajnya nabi kita Muhammad SAW , yang mana uraian tersebut kita ikuti, baik melalui kuliah di radio, khotbah maupun ceramah agama yang khusus diadakan untuk memeriahkan bulan yang mulia ini .

Hadirin rahimakumullah

Kita semua telah mengetahui peristiwa bagaimana yang telah dialami oleh nabi kita pada waktu itu , bahkan mungkin pula ada yang sudah hafal bagaimana jalan ceritanya , namun yang penting bagi kita adalah memetik serta mengamalkan segala mutiara hikmah yang terkandung didalam peringatan peristiwa tersebut , baik yang berupa hikmah ilmu pengetahuan, hikmah keagamaan maupun hikmah peradaban kemanusian .

Peristiwa Isra – Mi ‘ rajnya nabi kita merupakan pembuktian bahwa manusia dapat berada diangkasa luar ( langit ) dengan izin serta kekuasaan Allah sang maha pencipta alam semesta, hal yang demikian telah dibuktikan oleh para ahli tekhnologi dengan adanya pesawat angkasa luar , bahkan pada waktu yang lalu salah seorang para ahli tersebut yang telah beberapa kali mengadakan penyelidikan dan berada diangkasa luar , akhirnya memeluk agama islam, dialah yang bernama NEL AMSTRONG , dan ini sekaligus pula berarti bahwa ilmuan tersebut juga mengakui akan adanya peristiwa Isra – Mi’ raj yang pernah dialami oleh nabi kita pada beberapa abad yang lampau . Nabi Muhammad juga adalah manusia pertama yang pernah memasuki angkasa luar atau naik kelangit , sepanjang sejarah dan peradapan manusia dimuka bumi ini .

Saudara – saudara sekalian .

Salah satu hikmah yang dapat kita petik dari peringatan Isra – Mi raj ini ialah sebagai mana yang difirmankan di dalam Al – Qur’an :

و ما جعلنا ا لرء يا ا لتى أ ر ينك ألا فتنة للنا س

ِArtinya :

Dan tidak lah kami tunjunkkan kepada mu apa – apa yang telah engkau lihat   ( dalam peristiwa Isra – Mi’ raj) itu melaikan untuk ujian bagi manusia .

Hadirin rahimakumullah

Pada zaman itu , keteguhan iman maupun kemunafiqan diuji dan dibuktikan dengan nyata dengan adanya peristiwa yang luar biasa itu , mereka yang sungguh – sungguh beriman , setelah mendengar pengakuan nabi itu, bahwa beliau malam tadi telah mengalami Isra – Mi ‘ raj , iman merekapun semakin bertambah kuat , penuh kenyakinan bahwa Muhammad sesungguhnya adalah utusan Allah , sedangkan mereka yang ragu atau munafiq , secara langsung mendustakan pengakuan nabi tersebut dan merekapun menganggap bahwa hal itu tidaklah masuk akal lalu menjadi murtad , apalagi sekembalinya nabi dari Isra – Mi ‘ raj, membawa tugas baru kepada umatnya yakni kewajiban shalat lima waktu sehari semalam .

Jamaah  Jum’at  yang  mulia .

Allah SWT berfirman didalam Al – Qur ‘ an :

أ حسب ا لنا س أ ن يتر كوا أن يقو لوا أ منا و هم لا يفتنون   و لقد فتنا الذ ين من قبلهم فليعلمن ا لله ا لذ ين صد قوا وليعلمن ا لكاذبين

Artinya :

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan saja mengakui SAYA BERIMAN dan lantas tidak diuji lagikah kebenaran pengakuan mereka itu ? , sungguh KAMI telah menguji orang – orang yang dahulu hingga terbuktilah mana mereka yang sungguh – sungguh beiman dan mana pula yang dusta .( Al – Ankabut 1-3 )

Hadirin rahimakumullah

Kalau orang – orang dahulu , yang berjumpa dengan nabi Muhammad, apalagi mereka menemui masa terjadinya peristiwa Isra – Mi ‘ raj , maka peristiwa Isra – Mi ‘ raj itulah yang menjadi ujian , yang membuktikan apakah seseorang itu benar – benar beriman ataukah tidak, akan tetapi peristiwa Isra – Mi’ raj tersebut telah berlalu 15 ( lima belas abad yang lampau , karenanya kita yang tinggal dizaman sekarang ini meskipun mengaku BERIMAN , iman kita tidak mungkin lagi akan di uji dengan Isra – Mi ‘ raj.

Iman kita akan diuji kesunguhannya dengan sesuatu yang menjadi bagian dari Isra- Mi’ raj itu sendiri yakni kewajiban shalat yang lima waktu. Betapapun seseorang mengaku sebagai muslim, bila ia belum menjalankan kewajiban shalat ini maka Islamnya itupun belum bisa diakui atau dibenarkan, karena Islam yang sesungguhnya bila Islam dari mulut sampai kehati dan perbuatan, bahkan orang yang mengaku Islam tapi enggan menunaikan shalat maka orang seperti itu dianggap oleh Rasululah  sebagai orang yang merugikan Islam, sebaimana yang dikatakan sebagaian ulama;

وروا بعض الفقهاء: الصلاة عماد الدين فمن أقامها فقد أقام الدين ومن هدمها فقد هدم الدين.

Sebagian ulama fiqh mengatakan, Shalat adalah tiang agama, siapa yang menunaikan shalat berarti dia menegakkan agama, dan siapa yang meninggalkan shalat berarti dia meruntuhkan agama.

Jamaah  Jum’at  yang  mulia

Marilah kita amalkan hikmah- hikmah peringatan Isra- Mi’ raj tahun ini dengan memperbanyak amal shaleh, amar ma’ ruf nahi munkar, baik terhadap diri sendiri, terhadap anak- anak kita maupun lingkungan kita, teruma sekali dalam hal menjalankan atau mengerjakan shalat agar umat Islam yang kita lihat sekarang ini dan generasi berikutnya nantinya tetap sebagai generasi muslim sejati yang senantiasa menegakkan shalat. Agar generasi di belakang kita jangan sampai nantinya menjadi generasi yang mengambang, terombang ambing oleh perkembangan zaman, bagaikan buih di atas laut, maka dalam hal ini kita perlu waspada dari sekarang karena di dalam Al- Qur’an telah diperingatkan:

فخلف من بعد هم خلف أضا عوا الصلوة واتبعوا الشهوت  فسوف يلقون غيا

Maka akan datang di belakang mereka suatu generasi yang bejat, yang selalu melalaikan shalat serta mengikuti hawa nafsunya, maka kelak mereka akan merasakan kejahatan dan kesesatan.

Rasulullah SAW telah mengingatkan agar shalat itu mesti sudah dibiasakan sejak masih kanak- kanak. Sabda beliau yang artinya:

مروا الصبي بالصلاة إذا بلغ سبع سنين، فإذا بلغ عشر سنين فاضربوه عليه

Suruhlah anak- anak mu agar mengerjakan shalat sejak mereka berusia tujuh tahun kalau perlu dipukul jika pada usia 10 tahun anakmu juga belum mengerjakannya.

أعوذبالله من الشيطانالر جيم. ربناواجعلنامسلمين لك ومن ذريتناأمة مسلمة لك وأرنا منا سكنا وتب عليناأنك أنت التوا ب الرحيم.

Artinya:

Wahai Tuhan kami. Jadikanlah kami orang yang muslim kepada MU, begitu pula pada anak- anak kami jadikan umat yang muslim kepada MU, beritahulah manasik kami dan terimalh tobat kami, sesunguhnya Engkau adalah Tuhan yang maha penerima tobat serta mencurahkan rahmat MU.

بارك الله لى ولكم فىالقرأن العظيم ونفعنى واياكم بمافيه من الايات والذكرالحكيم اقو ل قولى هذا وأستغفرالله  لى ولكم أنه هوالغفورالرحيم.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: