arifin62

PENYEBAR VIRUS VIRUS ALERGI UMAT

In 1 on November 9, 2008 at 7:42 am

ORIENTALIS PENYEBAR VIRUS ALERGI

ORANG SEKOLAHAN TINGGI KONSMENNYA


350 tahun lebih bangsa Indonesia di jajah. Dalam kurun waktu sepanjang itu, gerakan dari elemen Islam tidak pernah benar-benar hapus, selalu saja ada, timbul merepotkan penjajah.

Penjajah Belanda berfikir keras bagaimana caranya untuk bisa menghapus perlawanan kekuatan elemen Islam.

Seorang Snuc Hogrunge harus belajar banyak, konon sampai ke Mekkah untuk memperdalam Islam.

Dengan memakai nama Abdul Gaffar Ia dapat masuk ke Mekkah sebagai jamaah haji.

Para ahli sejarah berbeda pendapat tentang Snuc Horunge ini, ada yang mengatakan bahwa ia muslim, yang lain mengatakan ia bukan muslim.


Yang jelas Snuc adalah seorang orientalis yang bekerja untuk kepentingan Belanda.

Apa yang ingin diperoleh Snok dengan mempelajari Islam. Hanya untuk menjawab satu pertanyaan, begaimana mematahkan kekuatan elemen Islam yang memberontak di kawasan jajahan Belanda

Snoc mempopolerkan sebuah hadis yang berbunyi

الدنياسجن للمؤمنين وجنة للكافرين

Dunia adalah penjara bagi orang Islam tapi syorga bagi orang kafir

Ulama berbeda pendapat, apakah ini benar sebuah hadis ataukah hadis palsu. Yang pasti, Snoc mencoba mengembangkan suatu standar moral bagi umat Islam bahwa umat Ialam memang wajar terjajah, sebagai tiket untuk masuk syorga,

Snoc berharap dengan standar moral seperti itu perjuangan elemen Islam akan melemah, dan itu menguntungkan Belanda.

Snok memberikan saran kepada Kompeni bahwa;

Ada beberapa cara untuk menghancurkan kekuatan elemen Islam, diantaranya adalah dengan cara kkonvensional, yaitu memerangi kekuatan Islam secara frontal, Tapi itu sulit untuk dapat benar-benar menghapus kekuatan itu.

Cara lain ialah dengan cara di irritir, karena umat Islam mengidap sejumlah alergi.

Dalam dunia kesehatan, yang disebut alergi itu ialah terganggunya kesehatan tubuh manakala tubuh itu tidak tahan terhadap sesuatu yang datang dari luar tubuhnya, semisal cuaca dingin, atau semacam zat yang berhubungan dengan tubuhnya.

Orang yang alergi terhadap ikan laut, mungkin tubuhnya akan gatal bila menyantap ikan laut.

Yang alergi terhadap sarimanis pada jajanan, mungkin asma nya kambuh bila memakan kuweh yang mengandung sarimanis.

Agar orang itu tidak berbuat macam-macam, berikan saja orang itu ikan laut atau kuweh yang ada sari manisnya, hingga ia sibuk dengan gatal-gatal atau asma.

Ujar Snoc, agar Umat Islam tidak sempat macam-macam, maka umat Islam harus selalu di irritir artinya, semacam digelitik, dengan cara diberikan hal-hal yang membuatnya sibuk mengurus dirinya sendiri seprti orang sedang terserang suatu alergi.

Snoc faham betul umat Islam mengidap banyak alergi.

Diantaranya, alergi terhadap perbedaan atau khilafiyah, Berbeda dalam hal-hal yang tidak wajib, sibuk berdebat bisa sampai bertengkar. Berbeda aspirasi, pecah organisasi.

Juga alergi terhadap penistaan, Berbeda terhadap hal yang wajib atau prinsip, dianggap menista, kalau sudah merasa dinista, maka emosi ke Islamannya p;un membara, biar tidak sembahyang kalau Islam dihina, berani mati membela Islam.

Begitulah pendapat para orientalis, orang-orang eropa yang sangat faham tentang Islam seperti Snoc, dll

Para penjajah eropa memanfaatkan pengetahuan mereka itu.

Penjajah Inggeris di India, menghemblow up faham bahwa Mirza Ghulam Ahmad dari Qadyan adalah seorang nabi. Lalu umat Islam terpecah, dan sibuk mengurusi kepercayaan baru yang sesat itu, sementara penjajah semakin memperkuat cengkeramannya.

di Aceh, Belanda memngipas ngipasi perselisihan antara penganut tariqat dengan kaum Paderi,hingga terjadiperang Paderi.

Lark Vilks, Kartonis Swedia membuat karton yang menghina Islam, Untuk enyibukkan umat Islam, Orang Islam bereaksi, hingga anarkis, tapi kini Kepalanya diminta oleh pemimpin Al Qaeda Irak seharga $ 150.000

Virus-virus alergi terus diciptakan oleh dunia Barat agar umat Islam selalu sibuk dengan alergi,

Dengan suatu kerjasama antar bangsa, orang-orang yang beragama Islam dididik di Barat, dijejali dengan faham faham modern, seperti liberalisme, demokratisme, sekularisme, pluralisme beragama, HAM, dsb.

Lalu, Mereka kembali kekampung halamnya dengan menyandang gelar, sebagai orang terpelajar

Setelah kembali berada dimasyarakatnya, ia mengembangkan pola pikir dengan faham-faham Barat itu

Dengan dalih kebebesan berfikir, orang boleh mengemukakan fikirannya, meski buah fikirannya itu sudah melanggar batas-batas rambu-rambu ajaran agama.

Mereka mencoba merasionalkan ajaran-ajaran Islam, bila akal mereka tidak mampu merasionalkannya, maka mereka hembuskan pemikiran untuk reinterpretasi atau penafsiran gaya baru atas bagian ajaran itu, lalu timbulllah pemikiran-pemikiran baru yang kadang bertentangan dengan prnsip-prinsip Islam yang sudah jelas dan mengakar dihati umat.

Dengan dalih kebebasan berbicara, orang boleh berbicara apa saja, meskipun bicaranya menyinggung perasaan umat Islam

Dengan dalih hak asasi, orang boleh menyebarkan ajaran agama yang berbeda, meski sudah melanggar rambu-rambu agama itu.

Dengan semangat demokrasi liberal, seorang muda yang terpelajar berani menuding tokoh yang dihormati banyak orang sebagai tolol dan konyol.

Lagi pula, sikap mereka selalu didukung atau di ia kan oleh orang-orang non muslim.

Itu semua adalah kuman, virus-virus yang dihembuskan dari dunia barat, dibawa oleh orang-orang yang terkontaminasi dengan didikan barat,

membuat alergi umat Islam, hingga umat Islam senantiasa sibuk dengan urusan perbedaan, perselisihan, tuding-menuding, pertengkaran, perpecahan. Hingga tindakan pengrusakan.

Memang tidak semua produk barat jelek, tapi transformasi IPTEK Barat diboncengi oleh kepentingan terselubung, yaitu untuk menyusupkan virus-virus yang membuat umat Islam sibuk dengan alergi.

Yang selamat, tidak terkontaminasi, hanyalah mereka yang menuntut ilmu dengan motivasi yang sejalan dengan ajaran sofi, yaitu mereka yang menuntut ilmu karena kepasarahan dan kecintaannya kepada Islam, untuk diamalkan sampai hal-hal yang sedetil-detilnya, dengan sebaik-baiknya, dengan seyakin-yakinnya, dengan ikhlas, dihayati sepenuh hati

Sementara mereka yang menuntut ilmu hanya dengan mengandalkan rasionalitas, dengan motivasi untuk meraih ambisi duniawi, itulah mereka yang secara sadar atau tidak otaknya telah terkontaminasi dengan kuman dan virus yang merusak, bahkan hingga mereka menjadi antek-antek orientalis, pulang kampung membawa virus yang membuat umat terusik karena alergi.

Itulah hasil kerja para Orientalis.

Siapakah yang menjadi antek-antek orientalis itu?. hati kita masing-masing dapat menilai.

Islam adalah satu-satunya agama yang menjamin ajarannya sesuai akal, rasional. Karenanya uamat islam tidak boleh jumud, otaknya tidak mau memcerna kenyataan.

Kalau ada bagian ajaran Islam yang dirasa kurang rasional, itu lebih karena akal manusia yang belum mampu menjangkaunya.

Beragama, tidak semata urusan rasionalitas, tapi juga kepasrahan akal dan hati dan dibuktikan dengan perbuatan.

Bila kita berupaya mengamalkan ajaran Islam sampai hal-hal yang sedetil-detilnya, dengan sebaik-baiknya, dengan seyakin-yakinnya, dengan ikhlas, dihayati sepenuh hati, maka akhirnya kita akan dapat memahami serta merasakan apa hikmahnya, baru saat itulah rasio kita akan mampu memahaminya

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم. بسم الله الرحمن الرحيمز

هوالذى انزل عليك الكتاب منه اّيات محكمات هن ام الكتاب و أخر متشا بهات. فأما الذين فى قلوبهم زيغ فيتبعون ما تشابه منه ابتغاء الفتنة وابتغاء تاويله, وما يعلم الاالله, والراسخون فى العلم يقولون اّمنا به كل من عند الله, وما يذكر الا أولو الالب

Allah telah menurunkan kepada mu Alqor an, diantara isinya ada yang gamblang maksudnya, itulah pokok pokok isinya, ada pula yang samar-samar maksudnya.

Orang yang dihatinya ada kercenderungan pada kesesatan, mereka menelusuri yang samar-samar itu, mencari-cari kesalahan dan mencari pengertiannya yang terselubung. Padahal yang tahu pengertian terselubung itu hanyalah Allah dan orang-orang yang sangat dalam ilmunya.

Orang-orang yang sangat dalam ilmunya itu berkata, kami imani saja semuanya, semunya itu memang dari Allah.Yang dapat mengambil pelajaran dalam hal ini hanyalah mereka yang berpandangan luas.2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: