arifin62

HISAB DAN RUKYAT

In 1 on November 15, 2008 at 6:47 pm

HISAB dan RUKYAT

Selama ini kita sering mendengar kata HISAB dan kata RUKYAT,

terutama menjelang awal ramadlon dan menjelang lebaran.

Sementara yang kita alami  adalah adanya masyarakat Islam yang sudah mulai berpuasa sedangkan yang lainnya belum berpuasa, atau sebagian sudah lebaran sementara sebagian lainnya masih berpuasa. Kita tidak begitu faham, atau hanya sedikit orang yang benar benar mengerti kenapa perbedaan itu  timbul, sama awamnya kita tentang apa itu hisab dan bagaimana itu rukyat.

Meski dalam hal memulai puasa atau mengakhirinya, ada  perbedaan, dan  perbedaan itu sah sah saja, karena kedua aliran itu punya dasar yang dibenarkan, hingga tidak boleh saling menyalahkan.Namun, saling memahami tetap perlu kita kembangkan.

Agar semua pihak dapat saling memahami, maka kita perlu memulainya dari memahami apa itu hisab, dan bagaimana itu rukyat, apa landasan masing masing.

Dari penjelasan Drs. H. Hamdan Mahmud, MA seorang dosen ilmu falak ( astronomi ) dari IAIN Antasari Banjarmasin  dapat ditangkap beberapa hal, antara lain ;       Bahwa

1.  Kata RUKYAT dari bahasa arab artinya melihat, dalam istilah ilmu falak maksudnya adalah suatu metode untuk menetapkan awal bulan qamariyah dengan cara observasi atau upaya  melihat  hilal  saat muncul hari pertama,yang mana upaya melihat bulan itu didasarkan pada perhitungan astronomis ( hisab )  karena ada hadits yang menyuruh untuk dilakukan. Rukyat, kalau menurut hisab, hilal awal bulan mungkin dapat terlihat, dan itu mesti dibuktikan dengan Rukyat, dan jika terlihat- mungkin  hanya beberapa detik- maka malam itu dan besok harinya adalah  hari pertama bulan baru.

Adapun HISAB juga  dari bahasa arab artinya hitungan, sedangkan menurut ilmu falak maksudnya adalah suatu metode atau cara untuk menetapkan awal bulan qamariyah dengan cara perhitungan posisi hilal saat hari pertama muncul waktu matahri terbenam. Juga  ada dasar tenantg Hisab. Jika menurut Hisab atau perhitungan astronomis, hilal awal bulan  sudah ada diatas ufuq – mungkin tidak sampai satu derajat – pada saat matahari terbenam, maka ditetapkanlah besok adalah hari pertama bulan baru.

2.  Yang dimaksud  dengan Bulan SYAMSIAH  ( januari, pebruari dsb ) adalah perhitungan waktu ataupun penanggalan dengan perhitungan perjalanan bumi mengitari matahari (  sayams ) Sedangkan bulan QOMARIAH  ( Al Muharram, Safar dll ) adalah penanggalan dengan perhitungan perjalanan bulan   (QOMAR  ) mengitari bumi

3.  Ritual atau peribadatan umat Islam ada yang berpatokan pada SYAMSIAH atau perjalanan bumi mengitari matahari, misalnya waktu sholat, berbuka puasa maupun imsak, adapula yang berpatokan pada  QOMARIAH  atau  perjalanan bulan mengitari bumi, seperti hari awal puasa Ramadlon ataupun lebaran yakni awal syawal, wukuf dan kegiatan ibadah haji lainnya, juga qorban.

4.  Ada puluhan sistem penetapan awal bulan qomariyah.

5.  Dari aspek objeknya yaitu anak bulan hari pertama ( hilal ),  ada tiga kategore atau kelompok aliran dalam menetapkan awal bulan yaitu aliran RUKYAH yakni HILAL TERLIHAT pada saat matahari terbenam, aliran HISAB yakni PERHITUNGAN SECARA MATEMATIKA ASTRONOMI HILAL SUDAH BERADA DIATAS UFUK pada saat matahari terbenam, dan aliran IMKANURRUKYAH, maksudnya HILAL SANGAT MUNGKIN DAPAT DILIHAT pada saat matahari terbenam karena menurut perhitungan/hisab bulan sudah diatas ufuk sekian derajat.

6.  Dari aspek cara perhitungannya, ada beberapa kategore aliran Hisab;

a.  TAQRIBI, perhitungan munculnya hilal berdasarkan perhitungan dengan rumus yang sederhana, berlaku sepanjang masa, yang ketepatan ( presesi ) nya tidak terlalu akurat.

b.  TAQRIBI TAHQIQI perhitungan munculnya hilal berdasarkan perhitungan dengan rumus yang lebih teliti, berlaku sepanjang masa tapi selalu dikoreksi ulang, ketepatan ( presesi ) nya cukup akurat,

c.  TAHQIQI perhitungan munculnya hilal berdasarkan perhitungan dengan rumus yang sangat teliti, yang ketepatan ( presesi ) nya sangat akurat, bisa dibuktikan dengan kemunculan bulan pada malam berikutnya, seperti Sistem Ephimeris Almanak Neutetika London, berlaku hanya untuk 40 hari kedepan, sedangkan untuk hari ke 41 dst dihitung ulang. NASA Amerika Sarikat,

7.  Muhammadiyah menganut aliran Hisab dengan berpatokan pada Wujudul hilal ( hilal ada diatas ufuk pada saat mata hari terbenam ) NU, Arab Saudi dan sebagian besar Timur Tengah  menganut aliran Rukyat,

8.  Sedanhgkan Hizbuttahrir Indonesia berpatokan pada Makkah ( bila Makkah 1 ramadlon atau 1 Syawal ataupun 10 Zul Hijjah mereka di Indonesia mengikutinya.

Baik aliran Hsab maupun aliran Rukyat, keduanya berpatokan pada Alqor an dan Sunnah.

Dilaur penjelasan Drs. Hamdan Mahmud, MA tadi, kelompok Annadzir di Sulawesi menetapkan awal bulan Qomariyah dengan melihat gejala alam yaitu puncak pasang air laut.

Dengan memahami apa dan bagaimana Hisab dan Rukyat sebagai cara penetapan awal puasa atau berlebaran, maka  jika kita ikut aliran Hisab, katakanlah berhari raya lebih awal dari yang lain, kita ikut bukan ikut ikutan atau taqlid buta, tapi karena kita faham, kita mengerti kenapa kita ikut berlebaran.

Atau sebaliknya, kita ikut  aliran rukyat, hingga masih puasa saat orang lain sudah lebaran, juga bukan ikut ikutan atau taqlid buta, tapi karena kita faham, kita mengerti kenapa kita masih berpuasa.

Kalau ada sekelompok orang melakukan rukyat, kita tidak bersikap sinis, memandang hal itu sebagai kegitan yang sia sia belaka, karena kita faham kanapa dan bagaimana rukyat itu dilakukan.

Kalau semua pihak sudah bisa memahami apa dan bagaimana yang dilakukan orang lain, maka kita akan bisa menerima perbedaan itu dengan semangat ukhuwwah Islamiyah, namun yang terbaik dari bentuk ukhuwwah itu ialah kebersamaan yang terlihat dalam keseragaman, karena keragaman lebih merupakan simbol perpecahan,perpecahan adalah pertanda kerapuhan, artinya umat Islam yang terbanyak jumlahnya di Indonesia ini tidak akan mampu mengoptimalkan powernya dan akan redup pamornya.

Ya Allah……….

Kunjungi kami di situs QUTUL HAKIR ( google ) kalau ada yang salah  isi tulisan ini mari kita luruskan.Kurniadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: