arifin62

DARUL QARAR, DISINI KAMI BERDAMAI HATI

In 1 on Juli 11, 2009 at 8:23 pm

DARUL  QARAR

دارالقرار

DISINI KAMI ber DAMAI HATI

Sebuah langgar ( masjid kecil ) terletak diatas tanah seluas 150 m2 di jGg.10 Jl. P. Suryanata, dibangun tahun  1995 ,

Keinginan membangun Langgar ini bermula dari kegiatan kumpulan anak anak saat itu di rumah keluarga Kurniadi untuk sholat berjamaah magrib dan isya serta belajar mengaji,  beberapa warga, antara lain Mahmudi BA, Abdul Bari Muhcsin, Sugito, Kurniadi dll, berinisiatif untuk berkumpul bersama warga lainnya, Ketua RT 10 Djakfar menandatangani surat undangan, rapat pertama berlangsung dirumah keluarga Kurniadi pada hari selasa malam, tanggal 11 April 1995, dan disepakati untuk membangun langgar. Panitia terbentuk, Drs. Abdul Bari Muchsin terpilih sebagai ketua, sekretaris Mahmudi, BA dan Bendahara Suyono. HS, didukung warga lainnya.

Lokasi yang dipilih adalah tanah kosong yang ada disebelah rumah Kurniadi, milik keluarga Agussalam Ridha yang tinggal di Gg. Raudah, Teluk Lerong, tanah tsb berhasil diambil alih Panitia setelah dibeli dengan dana gotong royong. Ada yang mengusul agar pembangunan langgar dialihkan kelokasi di Gg. 9 diatas tanah yang disediakan secara gratis, namun sebagian besar warga yang hadir saat rapat pertama tetap bersikukuh agar pembangunan tetap di Gg.10 meski dengan membeli, Dan saat ini berstatus tanah wakaf, sebuah tanah waqaf dari masyarakat yang akta ikrar wakaf nya diwakili oleh Agussalam Ridha.

Daud Hajad, warga Gg.10, merupakan penyumbang  uang pertama ( Rp. 50.000/cash ) saat rapat malam itu.

sumbangan terus mengalir, berupa bahan dan uang, sumbangan terbesar berupa uang Rp. 2.500.000 ( dua juta lima ratus ribu rupiah ) diterima dari H. Ahmad Bachtar, seorang Pengusaha yang tinggal di Jl. Cendana.

Setiap hari libur warga bergotong royong, Sebuah bangunan ukuran 8 x 8 m2 sudah berdiri permanent.

DSC08386

Dan sholat berjamaah perdana pada  magrib hingga tarawih,  tanggal 1 Ramadlon tahun   1416/ 1996 M.

Saat mau memberi nama, dimintakan pendapat dari jamaah. Ada dua nama yang diusulkan, Darussalam dan Darul Qarar, setelah diadakan pemungutan suara dalam suatu acara Yasinan, nama yang disukai warga adalah DARUL QARAR , yang artinya adalah SYURGA YANG ABADI sebagaimana tersebut dalam Alqor an, surat Al Mu min yat 39.

وان الاخرة هي دارالقرار

H. Abdul Bari Muhcsin pindah ke Jawa Barat, berikutnya Ketua digantikan oleh H. Said M. Yusuf ( almarhum ) dan saat ini diketuai oleh H. Salman.

Dan disinilah kami, warga Gg.10  dan Gg.10, ini berdamai hati, dengan sholat berjamaah dan bersilaturrahm bersama warga sekitar, setiap hari kami berada dirumah.

Kami sadar arti sebuah sabda Rasulullah, Muhammad saw;

والذى نفسى بيده لقد هممت أن آمربخطب فيخطب، ثم آمر رجلا فيؤم الناس ثم أخالفه الى رجل فأحرق عليهم بيوتهم

Aku pernah berkeinginan, untuk menyusuruh berapa orang guna mengumpulkan kayu bakar,kamudian aku suruh orang lain lagi untuk azan dan yang lainnya menjadi Imam, lalu aku sendiri pergi  melihat siapa siapa saja yang tidak hadir sholat bejmaah tanpa uzur, lantas aku bakar rumah mereka itu. ( Bukhari dan Muslim – Riyadlusshalihin, II, 114 )

Barakah sholat berjamaah itulah kiranya, warga kami selalu merasa damai tinggal disini, tidak ada pertentangan, tidak ada pertengkaran, tidak ada pencurian, semuanya dapat berdamai hati disini, di DARUL QARAR.110909.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: