arifin62

PUASA

In 1 on September 8, 2009 at 8:46 am

PUASA MEMBENTUK JIWA SOSIAL

الحمد لله الذى هدنا لدين القويم ، وأنعم علينا أن كنا من المؤمنين، وشرع لنا بخمسة اركان الدين والشكر له أن كنا من المتعبدين الشاكرين .اشهد أن لااله الالله وحده لا شريك له وأشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله، شهادة الموحدين
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله واصحابه المهديين، وسلم تسليما كثيرا عدد المخلوقين
اما بعد، أيها الحاضرون، اتقوالله حق تقاته ولا تموتن الا وانتم مسلمون

Kaum Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah.

Kita semua masih dikaruniai taufiq dan hidayah-Nya, sehingga kita menjadi orang beriman kepada Al Khaliq Tuhan pencipta alam semesta, meskipun Allah SWT tidak bisa dilihat dengan mata kepala, namun mata hati kita yakin dan percaya bahwa Allah SWT. itu ada dan selalu mengawasi gerak gerik kita semua, kemudian kita menyadari segala apa saja yang diperintahkan agama Islam, sebagai realisasinya termasuk mengorbankan waktu dan meninggalkan semua pekerjaan guna memenuhi panggilan Allah SWT berupa melaksanakan ibadah shalat Jum’at berjamaah di masjid yang mulia ini, dan mudah-mudahan ibadah kita diterima oleh Allah SWT.

Kaum Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah

Marilah kita senantiasa meningkatkan semangat dan tekad untuk melaksanakan segala perintah Allah dan meninggalkan segala larangannya.

Hari ini kita telah memasuki hari ke …. puasa dibulan Ramadhan 14…. H. Puasa (shiyam) adalah rukun Islam dari lima rukun Islam. Puasa salah satu barometer keutuhan keberagamaan kita. Puasa satu-satunya ibadah formil terpanjang dalam Islam, karena berlangsung dalam waktu satu bulan. Al Qur’an surah Al Baqarah ayat 183 dan beberapa ayat berikutnya mencatat secara tekstual, firman Allah :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman! Diwajibkan kepadamu berpuasa, sama seperti kewajiban pada umat-umat terdahulu sebelum kamu. Denangan berpuasa itu pastilah kamu menjadi orang yang bertaqwa.”

Hadirin rahimakumullah
Nabi Muhammad SAW memberi ulasan tentang puasa dalam dimensi pembinaan raga, pendidikan moral dan pendidikan sosial. Antara lain tersebut dalam hadits riwayat Baihaqi : صومو تصحوا “Berpuasalah supaya kamu sehat”

Berpuasa juga merupakan upaya pengendalian diri dari dorongan berbicara atau berbuat tercela, begitu keinginan Rasulullah

من لم يدع قول الزور والعمل به فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه

“Siapa yang berpuasa tapi tidak sanggup menghilangkan perkataan kotor dan perilaku tercela, maka tidak ada gunanya di hadapan Allah ia bersusah payah menahan lapar dan haus seharian”.

Jamaah Jum’at Rahimakumullah
Berpuasa juga merupakan upaya pengendalian diri dari dorongan bertengkar dan berkelahi
فإن امرؤ قاتله، أو شاتمه فليقل، إني صائم
”Apabila datang kepadamu seseorang mengajakmu berkelahi atau memaki maki, maka katakanlah kepadanya, maaf saya sedang berpuasa”.”

Kaum Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah.
Spiritual pelaksanaan ibadah puasa maupun ibadah lain yang berhubungan erat secara universal, cukup mudah terjangkau akal dan terhayati oleh setiap Muslim, ialah betapa dekat hubungan setiap diri dengan Allah, dan membina iklim kebersamaam diantara sesama manusia.

Bagi orang yang berpuasa karena Allah, seyogianya makin meresap kedalam jiwanya kesadaran bahwa Allah Maha Hadir, menyertai dan mengawasi disetiap tempat dan waktu.

Kalau pengamalan ibadah shalat, zakat dan haji terlihat nyata dimata orang lain, tetapi puasa merupakan rahasia antara seorang hamba dengan Allah. Berpuasa atau tidak berpuasa seseorang hanya diri yang bersangkutan dan Allah saja yang mengetahui. Dihadapan orang lain bisa saja seseorang bersikap seolah-olah sedang puasa atau tidak pernah batal puasanya. Demikian salah satu inti pendidikan moral melalui ibadah puasa yakni latihan kejujuran dan memperkuat daya kontrol pribadi. Firman Allah

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا توَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

“Sesungguhnya Kami (Allah) telah menciptakan manusia dan Kami mengetahui apa yang dibisikan oleh hatinya. Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya sendiri ( QS.Qaaf, ayat 16)

Kaum Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah.

Ibadah puasa adalah perjuangan mengendalikan hawa nafsu, sebagai langkah untuk menekan sifat loba (serakah). Puasa disebut “Jihaadunnafsi”, Jihad menghadapi godaan didalam diri sendiri yang justru lebih berat dibanding jihad menghadapi tantangan dari luar. Rasulullah SAW dalam satu Hadits mengatakan :
الصوم نصف الصبر. روابن ماجة

“Puasa itu adalah separoh dari kesabaran dan ketahanan”.

Banyak orang jatuh dalam hidup ini, bukan karena kurang ilmu pengetahuan, tapi karena tidak sanggup mengendalikan hawa nafsu yang tak mengenal kepuasan dan bisa melampaui batas-batas kewajaran.

Hadirin rahimakumullah.
Puasa membentuk kepekaan sosial, mengingatkan pada sejarah hidup Nabi Yusuf as. Yang beberapa lama memegang pimpinan pemerintahan di Mesir sebagai Perdana Menteri. Nabi Yusuf, ditengah kehidupan istana yang serba lengkap dan mewah, sepanjang tahun melakukan puasa (sunnat) dengan sistem selang seling satu hari. Ketika ditanya kepadanya, apa maksud puasa terus menerus seperti itu? Dijawab oleh Nabi Yusuf “Agar aku tidak lupa nasib orang-orang yang lapar”.

Pengalaman berpuasa sangat tepat dijadikan latihan menumbuhkan perasaan solider dan kepekaan sosial terhadap penderitaan sesama manusia yang hidup serba kekurangan dan sepanjang hari memperoleh rezeki dibawah standar kebutuhan minimum. Pada sebagian mereka lapar dan terik matahari bagaikan teman sepanjang waktu, dan mungkin hanya bisa bersuara lirih “langitku rumahku” sedang disekitarnya orang berlomba berebut lahan dan menguasai bangunan, tak peduli meski harus melalui sengketa dan pertengkaran.

Kaum Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah.
Mari kita hayati firman Allah dalam surah

بارك الله لى ولكم فىالقرأن العظيم ونفعنى واياكم بمافيه من الايات والذكرالحكيم اقو ل قولى هذا وستغفر,واالله لى ولكم أنه هوالغفورالرحيم

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: