arifin62

KELUARGA SAKINAH

In 1 on Januari 25, 2010 at 8:16 am

M

Keluarga Sakinah adalah sebuah keluarga yang senantiasa diliputi kebahagiaan, ketenteraman karena kebutuhan hidupnya tercukupi secara wajar dan anggota keluarganya senantiasa melaksanakan ajaran agama serta hubungan sosial dan lingkungan yang baik.

Untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, maka ada beberapa hal yang harus dipahami dan dilaksanakan dalam berumah tangga.

hak dan Kewajiban suami istri.

Hak dan kewajiban suami istri menurut UU Nomor : 1 tahun 1974 tentang perkawinan tercantum pada pasal 30 dan 31 adalah pada pasal 30 dinyatakan bahwa : Suami  istri memikul kewajiban yang luhur untuk menegakkan rumah tangga yang menjadi sendi dasar susunan masyarakat .

Kemudian dalam pasal 31 menyatakan  :

Hak dan Kedudukan Istri adalah seimbang dengan kedudukan suami dalam kehidupan rumah tangga dengan pergaulan hidup  bersama dalam masyarakat.

  1. Masing- masing pihak berhak untuk   melakukan perbuatan hukum.
  2. Suami adalah kepala keluarga dan     Istri  ibu rumah tangga .

Mengenai kewajiban Suami Istri selanjutnya dijelaskan dalam Pasal 33  :

“Suami Istri wajib saling cinta mencintai hormat menghormati, setia dan memberi bantuan lahir bathin yang satu kepada yang lain” .

Dalam pasal :34 menyatakan   :

  1. 1.    Suami wajib melindungi  Istri nya dan         memberikan segala sesuatu keperluan hidup            berumah tangga  sesuai dengan kemampuannya.
  2. 2.    Istri wajib mengatur selaku rumah tangga sebaik-baiknya .
  3. 3.    Jika suami atau Istri melalaikan kewajibannya masing-masing dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan .

Dan mengenai rumah tangga sebagai tempat kediaman suami istri dijelaskan dalam Pasal 32 sebagai berikut  :

  1. Suami istri harus mempunyai  tempat kediamannya yang tetap .
  2. Rumah tempat kediaman yang dimaksud dalam Ayat (1 ) pasal ini ditentukan oleh Suami Istri bersama .

Didalam ajaran Islam  hak dan kewajiban Suami Istri  adalah  :

  1. Hak Istri
    1. Hak mengenai harta yaitu Mahar

atau

Maskawin dan Nafkah .

  1. Hak mendapat perlakuan yang baik dari suami .

Sesuai dengan Firman Allah dalam Surah An-Nisa Ayat :

وعا شرواهن بالمعروف فإن كرحتمواهن فعسى أن تكرهوا شيئا ويجعل الله فيه خيرا كثيرا

Artinya : Dan pergaulah dengan mereka secara patut, kemudian jika kamu   tidak       menyukai   mereka                ( maka bersabarlah ) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak .

  1. Agar suami menjagia dan meme-lihara istrinya. Maksudnya ialah menjaga kehormatan istri, tidak menyianyiakannya dan menajaga-nya agar selalu melaksanakan perintah Allah dan menghentikan segala yang dilarang oleh Allah.

يا ايها الذين امنوا قوا انفسكم واهليكم نارا

Artinya : Hai orang orang uyang beriman, peliharalah dirimu dirimu dan keluargamu dari api neraka.

1.Hak istri HH

1.Hak

  1. Hak suami.

Istri haruslah taat atas ist adalah :

  1. kepada suami melaksanakan urusan rumah tangga, selama suami menjalankan ketentuan ketentuan Allah yang berhubungan dengan kehidupan suami istri.
  2. Mengurus dan menjaga rumah tangga suami, termasuk didalamnya memelihara anak.
  1. Hak bersama suami istri .

Hak hak bersama diantara suami istri adalah :

  1. Halalnya pergaulan sebagai suami istri, dan kesempatan saling menikmati atas dasar kerja sama dan saling memerlukan.
  2. Sucinya  hubungan   perbesanan  ( dalam hal ini ) istri bagi pihak keluarga laki laki / suami, sebagaimana suami haram bagi pihak keluarga perempuan/istri.
  3. Berlaku hak pusaka mem-pusakai apabila salah seaorang dari suami istri meninggal, maka salah satu berhak mewarisi walaupun keduanya belum bercampur.
  4. Perlakuan dan pergaulan yang baik menjadi kewajiban suami istri untuk saling berlaku dan bergaul dengan baik, sehingga suasananya menjadi tentram, rukun, dan penuh dengan perdamaian.

4.  Kewajiban istri.

a.  Hormat dan   patuh kepada suami dalam batas batas yang boleh ditentukan oleh norma agama dan sosial, Mengatur dan mengurus rumah tangga, menjaga keselamatan dan mewujudkan kesejahteraan Memelihara, memimpin dan membimbing keluarga lahir dan bathin, serta menjaga dan bertanggung jawab atas keselatan dan kesejahteraannya keluarga.

  1. Memelihara dan menjaga kehormatan serta melindungi harta benada keluarga.
  2. Memelihara dan mendidik anak amanah Allah.
  3. Menerima dan menghgai pemberian suami serta mencukupkan nafkah yang diberikan dengan baik, hormat, cermat dan bijaksana.
  1. Kewajiban suami.
    1. Memelihara, memimpin dan membimbing keluarga lahir dan bathin, serta menjaga dab bertanggung jawab atas keselamatan dan kesejahtera annya.
    2. Memberi nafkah sesuai dengan kemampuan serta mengusaha- kan keperluan keluaraga terutama sandang, pangan,dan papan.
    3. Membantu tugas tugas istri terutama dalam hal memelihara dan mendidik anak dengan penuh rasa tanggung jawab.
    4. Memberi kebebasan berpikir dan bertindak kepada istri sesuai dengan ajaran agama, tidak mempersulit apalagi membuat istri menderita lahir batin dan dapat mendorong istri berbuat salah.
    5. Dapat mengatasi keadaan, mencari penyelesaian secara bijaksana dan tidak sewenang wenang.

6. Kewajiban bersama suami istri.

  1. Saling menghormati orang tua dan keluarga kedua belah pihak..
  2. Memupuk rasa cinta dan kasih sayang, masing masing harus menyesuaikan diri, seiya sekata percaya mempercayai serta selalu bermusdyawarah untuk kepentingan bersama.
  3. Hormat menghormati, sopan santun, saling pengertian serta bergaul dengan baik.
  4. Matang dalam berpikir, bijak dalam bertindak serta tidak bersikap emosional dalam memecahkan persoalan yang dihadapi.
  5. Memelihara kepercayaan dan tidak saling membuka aib yang menjadi rahasia pribadi masing-masing.
  6. Sabar dan rela atas kekurangan kekurangan dan lemahan masing   masing.
  1. Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Masing masing Pasangan
  1. Suami harus sayang kepada isterinya.

Seorang suami hendaknya bermuka manis, suka senyum, suka bergurau kepada istrinya dengan tertawa kecil, Rasulullah SAW. Sendiri sebagai panutan manusia telah memberi contoh dengan maksud agar diikuti oleh pengikutnya, dalam  satu sabdanya yang diriwayatkan oleh Ibnu  Mas’ud dan Ibnu Asakir dari Aisyah yang maksudnya “Nabi Muhammad SAW apabila berduaan dengan istrinya, beliau selalu lemah lembut, halus,   tertawa dan tersenyum (H.R..Ibnu Asakir).

Begitulah akhlaq Rasulullah  yang ditampilkan kepada istrinya, yang patut kita contoh selaku umatnya.

Seorang suami jangan sekali kali menunjukan sikap marah, bermuka masam dan mengeluarkan kata kata yang dapat menyakiti hati seorang istri, sekalipun ada sesuatu kesalahann kecil yang telah dilakukan, seperti lambat masak, terlambat menyediakan makan dan minum karena ada suatu hal, tapi diberi nasehat dengan baik dengan melihat moment pada tempat yang pantas,  tidak didengar oleh orang lain sekalipun orang tuanya sendiri . Dengan demikian istri tidak ada merasa dipermalukan, sebab seorang istri jika diperlakukan kasar, ditambah dengan kata kata yang dapat menyakiti hati, maka kata kata itu selalu tergiang -ngiang yang mengakibatkan dia tidak dapat menjalankan tugas kewajibannya sebagai ibu rumah tangga yang baik, ibarat cermin yang retak, walaupun dapat disatukan namun bekasnya masih nampak juga. Untuk itu tunjukkanlah sikap yang manis dan murah senyum kepada istri.

2. Isteri menghindari kehadiran laki-laki asing.

Untuk menghindari fitnah, Isteri tidak menerima tamu laki laki, baik dikenal apabila lagi tidak dikenal, apabila saat itu suaminya tidak ada di rumah, Cara begitu lebih baik dari pada dipersilahkan masuk. Dan si tamu ahrus menyadari dan mengerti bahwa agama mengajarkan demikian agar jangan terjadi fitnah yang dapat mengacaukan rumah tangga seseorang, lebih lebih di zaman sekarang bahwa sering terjadi perampokan, penodongan, pe-merkosaan, pengambilan barang dengan cara hipnotis kepada tuan rumah oleh  orang yang datang bertamu.

3.  Isteri berhias untuk suami.

Seorang istri yang baik harus pandai menghias dirinya, pandai berdandan saat berada didalam rumah terutama  sewaktu suaminya berada di rumah. Maksudnya ialah agar sisuami merasa senang melihat  istrinya yang cantik dlam keadaan rapi, jangan hanya ketika mau pergi keluar saja. Hal ini dapat menimbulkan fitnah dan  dapat merusak keharmonisan rumah tangga. Oleh karena itu jika seorang istri keluar rumah hendaklah berpakaian secara  wjar, sopan dan menutup aurat, jangan memakai pakaian yang menyolok, apalagi yang memper-tontonkan  anggota        tubuh ( aurat ) yang . Dan jangan pula memakai per-hiasaaan yang berlebihan yang dapat memancing seseorang untuk berbuat jahat ketika melihatnya.

Berhias untuk suami adalah suatu perintah dari Rasulullah Saw. Sebagaimana salah satu hadist beliau yang artinya  “Dari Jabir ia berkata, kami bersama Nabi SAW. Pada suatun perperangan tatkala kami kembali ke Madinah, kami hendak pergi masuk (kerumah rumah kami) maka Rasul bersabda : Sabarlah, supaya kami masuk pada waktu malam yakni waktu isya’ supaya wanita bersisir yang rambutnya kusut, dan berhais wanita yang telah      lama ditingalkan oleh suaminya                   ( Mutafaq alaih).

Menurut hadist tersebut bila seorang istri akan menyambut kedatangan suaminya dan berpergian hendaknya dengan pakaian yang rapi, dandanan yang menawan, senyuman yang menarik untuk menambah kebahagiaan dan kasih sayang. Apa lagi jika dilengkapi dengan harum haruman akan menambah sejuk suasana. Dan hal ini dilakukan bukan dikala menyambut waktu datangnya saja, tapi setiap waktu bila suami ada di rumah. Jangan sebaliknya , jika suami tidak ada di rumah istri berdandan dengan indah dan dibuat buat, tapi bila suaminya berada di rumah pakaiannya sembarangan dan berbau  kurang sedap. Untuk itu Nabi SAW persabda yang artinya “ Sebaik baiknya istri itu ialah yang menyenangkan kamu apabila engkau memandangnya, dan taat kepadamu apabila kamu perintah dan memelihara dirinya dan hartamu sewaktu kamu jauh dari sisinya                          ( diriwayatkan oleh Thabrani).

Untuk itu jadilah seorang istri yang pandai yang menyenangkan hati suami, agar suami merasa betah bersama isteri, sehingga tidak akan mudah berputar haluan kepada perempuan  lain yang dapat menarik perhatiannya.

4.   Suami isteri harus pandai memuaskan pasangannya.

Kita ketahui bahwa makhluk yang bernyawa dihiasi dengan libido           ( gairah seks ) seabagai tanda dari normalnya makhluk, seperti halnya manusia bahkan  jika manusia itu tidak dapat memenuhi kebutuhan seksnya, maka akan terjadi hal hal yang dapat merusak moral nya, begitu puala halnya dengan seorang wanita, jika seorang suami tidak dapat memenuhi atau memuaskan kebutuhan seksnya maka kesehatannya jiwa isterinya bisa terpengaruh karenanya.

Dengan demikian seorang suami hendaknya dapat memberikan kepuas- an dalam menggauli istrinya. Sebagaimana Rasullullah menagajar-   kan kepda setiap suami yang hendak menggauli istrinya agar terlebih dahulu mendahuluinya dengan  cumbu rayu berupa  kata kata indah dan manis disertai belaian lembut yang dapat membangkitkan gairah atau   syahwat istrinya. Dalam sebuah sabdanya Rasulullah SAW. yang  artinya” janganlah ada diantara kamu yang mencampuri istrinya  seperti kelakuan binatang, tetapi  berikanlah lebih dahulu semacam isyarat,  salah seorang diantara yang hadir bertanya,, Abagimana isyaratnya itu Ya Rasulullah. Rasulullah menjawab, ciuman dan kata-kata yang manis.      ( Diriwayatkan Mansur Ad Dailami).

Dalam, hadits lain dari Siti Aisyah berkata bahwa Rasulullah pernah mengecupnya dan menghisap lidahnya.( Diriwayatkan An Nasai ).

Dari kedua hadits ini kita dapat mengerti bahwa, apabila seorang suami akan menggauli isterinya, terlebih dahulu melakukan senda gurau, cumbu rayu dan belaian yang mesra, jika ada gunung didaki, jika ada lembah dituruni.  sebagai pemanasan, ( warming up ) dengan maksud untuk membangkitkan syahwat/ gairah seks istrinya. Dengan cara demikiann kedua belah pihak (suami dan istri) sama dapat merasakan kenikmatan / kepuasan dalam hubungan seksual (orgasme)

Dalam melakukan hubungan seksual dengan istrinya hendaknya dilakukan denagana rasa senang hati,. Apakah dengan cara berhadapan, bergantuian dibawah atau diatas, duduk, berbaring atau miring bahkan berdiri asal ditempat yang telah spesial yaitu pada lobang faraj ( vagina ).

Allah telah menjelaskan dalam Al Qur’an surah Al Baqarah ayat 223.

نسائكم حرس لكم فأتوا حرسكم أنى شئتم وقدموا للأنفسكم واتقوا الله واعلمواأنكم ملقواه وبشر المؤمنين

ِِArtinya; Istri istri kamu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok taman, maka datangilah tanah tempat kamu bercocok tanam itu, bagaimana saja kamu hendaki. Dan kerjalanlah (amal) yang baik untuk dirimu, dan bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemuiNya. Dan berilah kabar gembira kepada orang orang yang beriman.

Perlu diingat, jangan sekali kali menggauli istri melalui lobang dubur, karena dubur bukan tempat untuk melakukan seks, baik pemanasan apalagi yang sebenarnya. Sebab Rasulullah telah melaknat orang yang melakukan hubungan melalui dubur, sebagaimana sabda Rasulullah Saw, yang Artinya :  dari Abi Hurairah ia berkata : telah bersabda Rasulullah Saw. Dilaknat seseorang yang men-campuri istrinya di duburnya (diriwayatkan oleh Abu Daud.

C.  Mandi Wajib

Mandi wajib yaitu membasuh seluruh                             tubuh mulai ujung rambut kepala hingga ujung kaki.

1. Yang menyebabkan wajib mandi :

a. Melakukan hubungan seksual (bersetubuh), keluar mani atau tidak.

b.  Keluar mani disebabkan karena    lain    ( mimpi, menghayal dll ).

  1. Selesai Nifas ( bersalin), setelah berhenti keluar darah sesudah melahirkan.

d.  Wiladah (setelah melahirkan) .

  1. setelah haid.
  2. Nomor : 1  dan 2  dinamakan juga   jenabah / Junub.

2. Rukun mandi.

  1. Berniat, artinya melakukan mandi itu dengan sengaja.
  2. membasuh (menyiram), seluruh tubuh dengan air, artinya itu rata mengenai kulit dan rambut.
  3. Menghilangkan najis .

1.  Sunat mandi

a.   Membersihkan segala kotoran dan najis         dari seluruh badan.

  1. membaca Bismillahirrahmanirrahim, pada permulaan mandi.
  2. Berwudhu sebelum mandi dilakukan
  3. Menghadap kiblat sewaktu mandi dan mendahulukan bagian yang kanan dari yang kiri.
  4. Membasuh badan sampai 3 (tiga) kali.
  5. Membaca Do’a sebagaimana membaca Do’a sesudah berwudhu.

5. Cara mandi Wajib.

  1. Dahulukan kaki kiri saat masuk kamar mandi.
  2. Berniat dengan berbarengan menyiram tubuh.

Lapaz niat :

نويت الغسل لرفع الحدث الا كبر لله تعالى

Artinya : Aku niat mandi  untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah ta’ala.

  1. Siramlah seluruh tubuh dengan air, jangan ada yang ketinggalan , seperti daun telingan bagian dalam sela sela jari tangan dagu, jari kaki dan rambut disisir sisir sehingga air rata kena sampai kekulit kepala.
  2. Setelah selesai keluarlah dari kamar mandi dengan melangkahkan kaki kiri.
  1. Mewujudkan Keturunan Yang Baik.

Untuk mewujudkan keturunan yang baik, maka, kehadiran anak tentunya merupakan suatu hal yang sangat diharapkan, dan karenanya kehadiran akan mesti disyukuri, diperlakukan dengan baik dan dididik dengan sebaik-baiknya.

Untruk itu da beberapa hal yang harus dilakukan oleh suami isteri baik sebelum anak itu lahir maupun sesudah anak itu ada.

  1. Hubungan intim suami isteri hendaknya didahului dengan do’a, agak aktifitas itu bebas dari pengaruh syaithan, sehingga  anak yang dikandung dari hasil hubungan itupun mendapat barakah dari Allah SWT.

Do’a yang diajarkan oleh Rasulullah berbunyi

اللهم جنبنا الشيطان وجنب الشيطان عنما رزقتنا

  1. Apabila si isteri telah mengandung, maka suami isteri masti rajin beribadah, berdo’a, berzikir,  serta membaca Alqor’an. Menghindari perbuatan ter-  cela, menyakiti manusia atau binatang.
  2. Bila si isteri  akan melahirkan, maka ia membaca do’a sbb

اعيذه بالواحد الصمد الذى لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا احد من شر كل ذى حسد

Aku mohonkan perlindungan bagi anak ini, kepada Allah yang Esa, tempat kami menggantungkan segala nasib, Yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, tidak pula ada yang menyamai Nya, agar terlindung dari kejahatan orang yang dengki.

  1. Mensyukuri kehadiran anak.

Untuk mensyukuri kehadiran anak, terutama suami isteri menerima kehadiran anak itu dengan senang hati, meski bagaimanapun kondisi anak yang telah dianugerahkan kepada mereka. Disamping itu, maka seharusnya;

  1. Sang ayah mengumandangkan azan di telingan kanan anaknya dan iqamah di telingan kiri, dengan cara itu maka anak itu insyaallah tidak akan diganggu oleh syaithan yang bernama “ Ummus Sibyan”

b.  Memberikan nama yang. Nama yang terbaik ialah yang mengggunakan kata ‘ Abd… yang disandingkan dengan nama-nama Allah ( Asma ul Husna ) atau dengan kata ‘ Muhammad….. ‘ Bahkan Imam Gazali menganjurkan bahwa anak yang mati dalam kandungan atau keguguranpun juga di beri nama.

  1. Melakukan ‘ Aqiqah’, yaitu menyembelihkan kambing. Islam menganjurkan aqiqah jika mampu,  untuk bayi itu laki-laki dua ekor kambing, jika perempuan satu ekor kambing, dagingnya disedeqahkan dalam bentuk masak atau siap santap. Disamping itu, rambut anak dicukur habis agar pori-pori kulit kepalanya terbuka dan menjadi sehat, dan bersedaqah senilai emas seberat rambut anak itu  (jika mampu) Aqiqah dapat dilakukan sejak anak lahir sampai anak belum mancapai akil baligh.
  2. Menyusui anak.

Bayi mesti disusukan oleh ibunya, sejak awal. Anak belum boleh diberi makanan padat selain air susu ibu sampai usia paling kurang enam bulan karena organ pencernaan anak baru siap menerima makanan padat setelah usia tiga bulan. Bila makanan padat diberikan sebelum usia tiga bulan maka kemungkinan besar lambung ataupun usus perut anak anak menjadi tidak baik, sehingga anak mudah terserang diare atau murus-murus dsb.

Anak harus tetap mendapat susu ibunya sampai usia dua tahun, itu sangat bermanfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan kecerdasan anak, karena itulah allah mengajarkan kepada kita ;

والوالدات يرضعن أولادهن حولين كاملين

Perempuan yang melahirkan itu menyusukan anaknya dua tahun penuh.

  1. Khitan.

Untuk anak laki-laki khitan itu wajib, dengan memotong kulit yang menutupi kerpala zakarnya. Sedangkan untuk anak perempuan, Menurut Syafi’iyah hukumnya wajib, tapi menurut Hanafiyah, sunnat ( mandub )

5. Mendidik anak .

Suami siteri, apabila telah mendapat keturunan, maka keduanya memikul tanggung selaku orang tua yang berkewajiban mendidik anak-anaknya, baik pendidikan dalam keluarga maupun dalam lingkungan pergaulan dan sekolah.

Dalam hal mendidik anak dalam keluarga, maka orang dapat melakukan nya dengan peranan ;

  1. Sebagai pengatur

Pengertian  mengatur menyangkut segi kebersihan, kesehatan dan keserasian keluarga maupun mengatur dalam menciptakan suasana keagamaan dalam lingkungan keluarga.

b.  Sebagai pengamat.

Orang tua harus mengamati tingkah laku anak sehari hari antara lain : kesehatan, kebersihan, pertumbuhan jasmani dan perkembangan rohani, cara bereaksi, sikap keagamaan, sikap tutur kata dan sebagainya.

  1. Sebagai teladan

Orang tua merupakan tokoh panutan yang ditiru oleh anak.

Apa yang dilakuakan oleh orang tuanya khususnya ibu dalam kehidupan sehari hari dapat membentuk sikap anak dikemudian hari, misalnya dalam beribadah, cara makan minum, cara berpakaian, cara bergaul dan sebagaimnya.

d.  Sebagai pendorong.

Bila mana anak takut, malu, enggan, segan atau malas untuk memulai sesuatu kegiatan , maka orang tua harus dapat memberikan kesempatan dan dorongan agar anak mau mecoba melakukan kegaiatan kegiatan secara positif.

  1. Sebagai guru

Guru kerap kali  dikaitkan sebagai sumber bagi murid dalam memperoleh ilmu pengetahuan. Sehari hari ( ibu ) dirumah dapat bertindak sebagai guru , seperti memberi pengetahuan adab sopan santun, pengetahuan agama dan cara beribadah / berdo’a serta membetulkan kesalahan yang diperbuat anak.

f.Sebagai pembatas.

Perlu diberitahukan kepada anak apa yang boleh  dan pa yang tidak boleh dilakukan. Karena pada masa tersebut anak belum mengerti dan belum mampu memilih perbuatan mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk dilakukan.

  1. Sebagai teman bermain.

Orang tua khususnya ibu merupakan teman beramain yang utama bagi anak, kareana bermain merupakan kebutuhan anak yang harus dipenuhi untuk dapat belajar melakukan sebagai kegiatan yang kreatif.

  1. Sebagai teman bicara.

Berbicara meraupakan alat komunikasi, alat mengungkapkan pikiran, alat mengungkap kan perasaan. Ibu/ bapak sebagai orang tua yang terdekat denagan anak dapat menjadi teman bicara yang baik.

Kemampuan berbicara anak dapat dikembangkan sesuai dengan pertumbuhan usia.

  1. Biaya untuk rumah tangga, makan, pakaian dan fasilitas keluarga hendaknya dari rezki dan sumber yang halal. Jangan sampai memberikan nafkah dari sumber yang tidak hala, karena hal itu tidak akan membawa ketenangan dan kebahagiaan dalam berumah tangga, dan cenderung akan menyebabkan pertumbuhan keperibadian anak menjadi negati, karena rasulullah pernah bersabda;

كل لحم نبت من حرام فالنار اولى به

Setiap daging yang tumbuh dari yang haram, maka Neraka lebih berhak pada orang itu

6. Pengelolaan Ekonomi Keluarga

Keluarga yang tentram dan bahagia dengan dasar kasih sayang dan saling mencintai damai sejahtera penuh pengertian satu sama lain sehingga kehidupannya terasa sejuk, gembira, sehat jasmaniah dan rohaniah serta penuh dinamika, adalah gambaran Keluarga Sakinah.  Hal ini dapat terwujud antara lain, bila keadaan ekonomi keluarga stabil.  Kestabilan ekonomi adalah keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran.  Ketidak stabilan ekonomi dapat mempengaruhi keimanan seseorang dan sering kali terjadi kasus keretakan rumah tangga yang disebabkan menipisnya iman.

Dalam hal ini Rasulullah mengajarkan agar kita berdoa :

Yang artinya :

“ Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada – Mu dari kufur dan kafir “.

( H. R. Imam Nasa’i  dan  Ibnu Hibban )

Pada dasarnya kebutuhan setiap keluarga adalah relatif dan tidak terbatas. Untuk menyeimbangkan antara pendapatan dan kebutuhan ada beberapa hal yang dapat dipilih misalnya dengan :

Merencanakan anggaran rumah tangga.

Meningkatkan pendpatan.

Pola hidup sederhana.

Besar kecilnya penghasilan bukan merupakan dasar penentu utama dari cukup tidak-nya uang belanja tiap bulannya, melainkan sifat menghemat lebih penting dan lebih mendasar.  Sebab itu betapapun besarnya pendapatan jika berlaku boros akan terasa serba kurang ( tidak cukup ) uang belanja tiap bulannya.  Oleh karena itu dalam berbelanja dianjurkan secukupnya dan tidak berlebihan sesuai dengan firman Allah dalam surat Al – Furqan ayat  67 :

Yang artinya :

“ Dan ( ialah ) mereka yang apabila berbelanja, tidak boros dan tidak kikir, tetapi adalah ( belanja mereka ) berdiri di antara itu “.

Oleh karena itu perlu pernecanaan anggaran rumah tangga.

A.  Penghasilan Keluraga.

Terbatasnya penghasilan keluarga berpengaruh banyak terhadap suasana keluarga, antar lain :

–   Terbatasnya pemenuhan kebutuhan sehari – hari.

–   Kebutuhan khusus tidak terjangkau.

–   Pendidikan menjadi terhambat.

– Melemahnya iman yang berakibat mudah timbulnya kemarahan, kekecewaan, rendah diri, dan tidak jujur.

-Kesalah pahaman antara suami dan isteri.

Sebaliknya, melimpahnya penghasilan belum tentu menjamin kebahagiaan rumah tangga.  Tanpa landasan iman yang kuat, melimpahnya harta dapat berpengaruh negatif antara lain :

Keinginan untuk memiliki apa saja yang belum dimiliki.

–    Keinginan untuk memiliki barang yang tidak dipunyai orang lain.

–    Penghasilan dan pengeluaran yang tidak dikontrol.

–    Cenderung membuat pengeluaran yang tidak perlu, bahkan mubazir.

–    Ketidak jujuran antara suami dan isteri dalam hal pengeluaran uang dan tidak ada

permufakatan.

Melimpahnya harta memang menjadi salah satu sebab tegaknya rumah tangga

untuk menuju Keluarga Sakinah, namun tanpa landasan iman yang kuat akan ber    –

akibat kacaunya rumah tangga.  Terbatasnya penghasilan atau melimpahnya harta da

pat mewujudkan Keluarga Sakinah apabila memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Pembinaan iman secara terus menerus.
  2. Musyawarah antara suami isteri untuk merencanakan anggaran rumah tanga dengan membuat prioritas pemenuhan kebutuhan.
  3. Sumber penghasilan dan sasaran pengeluaran secara jujur diketahui keduanya dan suami menyetujui rencana pengeluarannya.
  4. 4. Menghemat dalam setiap pengeluaran dan tidak berlebih-lebihan.

B.  Anggaran Belanja Keluarga.

Anggaran belanja adalah perencanaan pengeluaran disesuaikan dengan besarnya pendapatan sehingga dapat diatur dengan cara yang bijaksana, sesuai firman Allah dalan surat Al – Furqan ayat 67.

Misalnya dalam pengeluaran belanja sehari – hari agar tidak berlebihan sesuai dengan firman Allah dalam Al – Qur’an surat A’ raf ayat  31 : yang artinya  :

“ …….. makan dan minumlah, dan janganlah berlebih – lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang –orang yang berlebih – lebihan.

Juga memperhatikan  Al – Qur’an  surat Al – Maidah ayat  88 :Yang artinya :

“ Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada – Nya “.

Anggaran belanja tidak sama untuk tiap – tiap keluarga.  Masing – masing mempunyai anggaran belanja yang disusun sesuai dengan kebutuhannya.  Perencanaan keuangan dalam keluarga adalah suatu hal yang penting untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup, lebih – lebih untuk penghasilan yang pas – pasan dan tidak pasti.  Usaha untuk mengatasi atau menutup hutang / tunggakan perlu segera direncanakan dan dilaksanakan. Untuk mengatasi semua kesulitan yang mungkin timbul dalam masalah keuangan ini, tidak cukup hanya menyusun anggaran untuk tiap bulannya saja, tetapi perlu dibuat anggaran untuk jangka panjang dalam waktu satu tahun ( anggaran pendapatan dan belanja tahunan ).  Tentunya hal ini  bisa dibuat untuk yang mempunyai penghasilan tetap.

Proses pembuatan anggaran dan belanja keluaraga terdiri dari tahap – tahap :

  1. Mencatat pendapatan keluarga.
  2. Membuat daftar pengeluaran tiap bulan.
  3. Membuat kartu – kartu untuk pos – pos pengeluaran dan mengisinya.

Ad. 1.    Mencatat pendapatan keluarga.

Pendapatan keluarga yang sesungguhnya  ( dari suami isteri )  harus        diketahui dan dicatat sebaik – baiknya.

Pendapatan setiap bulan diisikan dalam tabel – tabel selama satu tahun.  Kemuadian dijumlah dan dibagi  12, sehingga hasilnya adalah rata – rata penghasilan tiap bulannya.

DAFTAR PENDAPATAN

Macam Pendapatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Jumlah
1.  Gaji Suami

2.  Gaji Isteri

3.   Pendapatan sambilan

4.  Lain – lain

J u m l a h

Kolom daftar pendapatan itu diisi dengan ketentuan sbb.

  1. Daftar gaji bersih yang diperoleh secara tetap dan dari pendapatan sambilan dll.
  2. Bila pendapatan sambilan dan lain – lain tidak menentu, diambil jumlah yang mi-

nimum berdasarkan pengalaman yang telah lalu.

c.  Dengan mengetahui berapa banyak yang tersedia untuk stiap bulannya, da   pat di –

rencanakan cara mengaturnya.

–  3  –

Ad. 2.  Menbuat daftar pengeluaran setiap bulannya.

Jenis Uraiana Pengeluaran Jumlah Rp Jumlah seluruhnya

A.

B.

C.

Biaya Tetap

1.  Sewa rumah / angsuran

2.  Listerik dan air

3.  Biaya pendidikan

4.  Belanja sehari – hari

5.  Transfortasi

Biaya Tidak Tetap

1.  Persediaan pakaian

2.  Pajak kendaraan

3.  Biaya kesehatan

1.  Kebutuhan tambahan

( Sumbangan Sosial )

2.  Dana cadangan / dana hari suram

J u m l a h

Keterangan :

  1. Jumlah pendapatan sebulan    Rp ……………
  2. Jumlah pengeluaran sebulan   Rp ……………
  3. Untuk praktisnya dalam mencatat jumlah tiap penggolongan dibulatkan saja.
  4. Bila terdapat sisa dana karena pembulatan tadi , harus dimasukkan dalam pos persediaan kebutuhan tambahan.

Ad.  3.  Membuat kartu untuk pos – pos pengeluaran dan mengisinya dengan tertib.

Kartu ini perlu dibuat untuk semua pos pengeluaran baik yang tetap

maupun yang tidak tetap.  Kartu pengeluaran ini akan membantu dalam

memperhitungkan pengeluaran yang akan dibayarkan tiap bulannya, se-

lain itu juga berguna untuk memeriksa kembali pengeluaran tiap bulan –

nya untuk hal – hal yang dibayar dengan disisihkan.  Misalnya ongkos

pembuatan pakaian, pengobatan, dll.

Contoh :

Kartu pos pengeluaran pajak kendaraan.

No. Jenis Pengeluaran Jumlah
1. Pajak kendaraan

Yang dilunasi

Harus dilunasi tanggal  ………………..

( …………..  kali )

Sisihkan tiap bulan

Rp

Rp

Rp

Rp

–  4  –

No Tanggal Disisihkan Dikeluarkan Sisa
1.

2.

3.

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Jumlah Rp Rp Rp

BAB  III

MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA

Sebagai penanggung jawab pengelolaan ekonomi keluarga, ibu rumah tangga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga dengan mengembangkan ketrampilan yang dimilikinya sejauh usaha itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam, juga telah diijinkan oleh suaminya.

Firman Allah dlam Al  Qur’an surat Ar Ra’ad ayat 11 :

ﻢﻬﺴﻔﻧﺄﺒﺎﻣﺍﻮﺮﻳﻐﻳﻰﺘﺣﻢﻮﻗﺒﺎﻣﺮﻳﻐﻴﻻﷲﺍﻦﺇ

Yang artinya :

“  Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri “.

Peningkatan Pendapatan.

Untuk meningkatkan pendapatan ada dua alternatif ialah :

1.  Meningkatkan pendapatan dengan bekerja di luar rumah.

2.  Meningkatkan pendapatan dengqn tetap berada di rumah.

Ad. 1.  Bekerja di luar rumah.

Di dalam Hadits riwayat Syaikhani dari ‘Aisyah disebutkan :

ﺐﺴﻜﺎﻣﺒ ﻩﺮﺟﺃﺎﻬﺟﻭﺯﻠﻭ ﺖﻗﻔﻧﺃ ﺎﻣﺒ ﺎﻫﺭﺠﺃﺎﻬﻠ ﻥﺎﻛ ةﺪﺴﻓﻣﺮﻴﻏﺎﻬﺟﻮﺯ ﺖﻴﺒ ﻦﻤ ةﺃﺮﻣﻠﺍﺖﻗﻔﻧﺃﺍﺬﺇ

Yang artinya :

“  Apabila seorang wanita keluar dari rumah suaminya untuk mencari nafkah guna

membantu suaminya dengan tidak menimbulkan kerusakan, maka ia mendapat fa –

hala dari apa yang ia usahakan, dan bagi suaminya juga mendapat fahala dari apa

yang ia usahakan “.

Selain mendapat ijin suaminya, persyaratan lain yang harus dipenuhi ialah :

1.  Pekerjaan yang baik dan halal serta penghasilan yang halal.

Misalnya : berjualan, menjadi buruh, guru, dsb.

2.  Tidak bertentangan dengan harkat dan martabat wanita.

3.  Tidak menimbulkan fitnah.

Misalnya  :   menjadi hostes, pramuria, dsb.

4.  Tidak menelantarkan tugasnya sebagai isteri, ibu rumah tangga, dan pendidik puteranya

5.  Tetap menjaga kesucian dan kehormatan dirinya.

–  5  –

Ad.  2.  Bekerja tetap di dalam rumah, antara lain :

  1. Memanfaatkan limbah rumah tangga untuk pemeliharaan ikan/ lele.
  2. Peternakan ayam.
  3. Memanfaatkan ketrampilan.
  4. Menyewakan alat – alat untuk peralatan.
  5. Katering pesanan makanan dan snack.
  6. Memanfaatkan kebun dan halaman.

Semangat Kerja

Untuk mendukung keberhasilan usaha yang dilakukan, wanita yang bekerja/wanita

karir perlu memiliki semangat kerja.  Adapun rumusan semangat kerja adalah sbb.

a.  Kerja yang diusahakan harus diniatkan sebagai pengabdian kepada Allah, sehingga me-

lahirkan keikhlasan dalam bekerja dan timbul semangat untuk bersungguh-sungguh.

b.  Kerja harus dilengkapi dengan disiplin diri yang kuat, yang dapat mendorong lahirnya

sikap tegar dalam menghadapi hambatan-hambatan yang timbul.

c.  Selalu mawas diri untuk peningkatan kwalitas kerjanya.

d.  Dalam bekerja harus disadari sikap kerja keras untuk mencapai hasil yang optimal.

e.  Rasa cinta pekerjaan harus ditimbulkan supaya ada keinginan untuk selalu mengembang

kan hasil usaha.

f.  Kerja  tidak harus berdasar jumlah  hasil kerja  yang didapat,  tetapi diarahkan  pada ke –

mauan keras/kuat untuk selalu bekerja sehingga dapat menimbulkan suasana damai da –

lam bekerja.

BAB  IV

POLA HIDUP SEDERHANA

1. Menentukan sasaran yang tepat.

Sasaran pengeluaran untuk hal-hal yang diluar pengeluaran bulanan sebaiknya

selalu dibicarakan terlebih dahulu diantara suami dan isteri.  Pembicaraan ini penting

untuk menentukan pilihan terhadap rencana sasaran pengeluaran jangka pendek mau

pun jangka panjang.  Misalnya :   sasaran pengeluaran untuk pembelian perlengkap –

an rumah tangga.

Dengan menentukan skala prioritas,  keputusaan untuk membeli suatu barang diikuti

Penundaan  untuk pembelian barang yang lain.    Untuk menjadi pengelola keuangan

yang baik  harus selalu  mengadakan perhitungan lebih dahulu,   sebelum melakukan

pembelian barang.

2.  Memahami Jenis Kebutuhan Hidup.

Karena kebutuhan hidup yang harus dipenuhi bermacam-macam, maka se –

baiknya mengetahui tentang pengelompokan kebutuhan hidup, yaitu :

  1. Kebutuhan Primer  ( Pokok )

Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda pemenuhannya, sebab bila ditunda akan mengganggu atau mempengaruhi secara langsung kehidupan  manusia.  Yang termasuk kebutuhan primer yaitu ; pangan, sandang, dan papan.

–  6  –

  1. Kebutuhan Sekunder.

Kebutuhan sekunder berfungsi untuk memelihara kelangsungan hidup manusia dan untuk menghindari hal-hal yang mengakibatkan terancamnya kehidupan seseorang.  Misalnya :    pengobatan,  keamanan,  alat pencegah timbulnya bencana, biaya pendidikan, dll.

  1. Kebutuhan Pelengkap.

Kebutuhan ini berfungsi untuk memberi kenikmatan bagi manusia. Kebutuhan akan barang ini tergantung pada pertimbangan dan disesuaikan dengan taraf hidup.  Kebutuhan ini biasanya berupa barang mewah ( sesuai taraf hidupnya ).

Pengeluaran rumah tangga harus diarahkan pada sasaran yang tepat sehingga tidak melebihi pendapatan.  Besar kecilnya pendapatan bukan merupakan faktor utama yang menentukan cukup tidaknya pemenuhan kebutuhan. Yang terpenting adalah adanya program pengatur keuangan yang tepat dan usaha penghematan. Menghindari pemborosan untuk hal-hal yang tidak penting akan sangat membantu terpenuhinya semua kebutuhan hidup sesuai taraf hidup masing-masing.

Adapun yang dimaksud faktor utama pemenuhan kebutuhan adalah :

  1. Mempunyai hasrat yang sangat besar untuk tercukupi dalam hal keuangan.
  2. Mengadakan pengaturan secara hemat, praktis, dan konsekwen.

Untuk melaksanakan tersebut perlu usaha yang mantap, tekun dan sabar.

Anggaran belanja bulanan dihitung secara rata-rata, tapi dalam kenyataannya tidak satu bulanpun yang pengeluarannya sama dengan rata-rata, mungkin di bawah atau di atas rata-rata.  Pada akhir tahun semua anggaran belanja sebaiknya diusahakan  dijumlahkan sesuai dengan jumlah pengeluaran termasuk dana cadangan.

BAB   V

P E N U T U P

IV.  DO’A

Banyak firman Allah dalam Al Qur’an dan Sabda Nabi yang menaganjurkan untuk berdo’a antara lain di dalam surat Al Baqarah ayat 186 sebagai beriku

واذا سألك عبادي عني فاني قريب, اجيب دعوة الداعي اذا دعاني, فاليستجيبوالي واليؤمنوا بي لعلهم يرشدون

Artinya. Dan apabila hamba hambaku bertanya kepadamu tentang aku, maka (jawablah ) bahwasanya bahwa aku sangat dekat aku mengabulkan permohonan orang orang yang berdo’a, apabila ia berdo’a  kepadaku, maka hendaklah mereka itu memenuhi(segala perintah-KU ), agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Manusia sangat dianjurkan untuk berdo’a bahkan tercela manusia apabila tidak mau berdo’a apabila menganggap dirinya sempurna, padahal mansuai memiliki sifat kekurangan.

Do’a juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam menentukan ma’unah dan karunia Allah SWT. Didalam meraih keberhasilan dalam setiap ikhtiar manusia, untuk itu ada kami tampilkan beberapa do’a keseharian, yang sangat penting diamalkan.

Soemoga Do’a diterima do’a diterima oleh Allah Swt. Amin.

DO’A DO’A YANG DIAMALKAN SEBELUM BERAKTIFITAS.

  1. Do’a ketika akan melakukan senggama ( Jima) bagi suami istri.

اللهم جنبنا الشيطان وجنب الشيطان عنما رزقتنا

Artinya; Dengan nama Allah Ya Allah jauhkanlah kami dari godaan setan dan jauhkan pula ya Allah setan itu dari anak yang akan kau anugerahkan kepada kami .

  1. Niat mandi hadast besar setelah jima, haid dan habis melahirkan ( wiladah) .

نويت الغسل لرفع الحدث الأكبر فرضا لله تعالى

Artinya “ Sengaja aku mengangkatkan hadas besar dari pada sekalian badan fardhu atasku karena Allah Ta’ala.

  1. Do’a semoga mendapat anak yang saleh

ربنا هب لنا من أزواجنا وذريتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين اماما

Ya Allah yang Tuhan kami, berilah kami istri istri anak cucu kami sebagai penyejuk hati ( kami ) dan jadaikanlah kami sebagai ikutan orang orang yang taqwa.

  1. Do’a semoga mendapat keturunan yang baik baik .

ربنا هب لنا من لدنك ذرية طيبة انك سميع الدعاء

“ Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi engkau seorang anak yang baik, sesungguhnya engkau maha mendengar ( segala ) do’a.

رب اجعلنى مقيم الصلاة ومن ذريتي

“ Ya Tuhanku, jadikanlah aku orang yang menegakkan sholat beserta anak keturunanku.

  1. Doa untuk  Ibu Bapak.

رب اغفرلي ولوالدي وارحمهما كما ربياني صغيرا

Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu Bapak) dan kasihanilah keduanya sebagai mana keduanaya telah mengasihiku waktu  kecil.

6.   Do’a akan belajar.

رضيت بااله ربا وبالأسلام دينا وبمحمد نبيا ورسولا رب زدني علما وارزقني فهما.اّمين

“ aku rela Allah Tuhanku, islam agamaku dan Muhammad Nabi dan utusanNYa Ya Allah tambahilah aku ilmu dan berilah aku kepahaman Ya Allah kabulkanlah do’aku.

7.   Do’a sesaudah belajar.

اللهم ارناالحق حقا وارزقنااتباعه وأرنالباطل باطلآ وارزقنااجتنابه

“ Ya Allah tunjukanlah kepadaku bahwa yang benar itu tampak benar dan karuniakanlah kepadaku untuk dapat mengikutinya Tunjukanlah kepadaku yang salah itu tamapak salah dan karuniakanlah kepadaku untuk menjauhinya.

8.  Do’a bepergian

بسم الله توكلت على الله لا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم

‘ Dengan nama Mu Ya allah aku berserah diri (kepadaMu) tidak daya dan kekauatan keacuali atas ijin Allah yang Maha Agung.”

6.  Do’a akan tidur.

باْسمك اللهم أحيا وباسمك اموت

“ Dengan namamu, Ya Allah aku hidup dengan namamu aku mati “

7.  Doa. Bangun tidur..

الحمد لله الذى احيانا بعدما اماتنا واليه النشور

“ Segala puji bagi Allah, yang telah menghidupkan kami sesudah mematikan kami dan kepadanyalah kami kembali”.

8.  Do’ akan makan dan minum.

اللهم بارك لنا فيما رزقتنا وقنا عذابالنار

“ Ya Allah berikanlah apa yang rejekikan kepada kami dan jauhkanlah kami dari siksaan dari api neraka’.

  1. Do’a sesuadah makan dan minum.

الحمد لله الذى أطعمنا وسقانا وجعلنا مسلمين

“ Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami orang muslim”.

10.  Do’a akan masuk kamar kecil/ WC

اللهم اني اعوذبك من الخبث والخبائث

“ Ya Allah aku berlindung kepadam Mu dari segala kotorana dan perbuatan dosa”.

11.  Do’a keluar dari kamar kecil/ WC.

الحمد لله الذى أذهب عنى الاذى وعافنى

Segala puji bagi Allah yang telah menghilangakan penyakitku dan menyehatkan aku”.

13.  Do’a sesuadah wudhu.

اشهد الااله الاالله وأشهد ان محمدا عبده ورسوله, اللهم اجعلنى من التوابين واجعلنى من المتطهرين

“ Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusannya

Ya Allah jadikanlah aku orang yang suka bertobat, suka membersihkan diri dan jadilkanlah aku termasuk hamba hambamu yang saleh”.

  1. Do’a untuk kebaikan dunia Akhirat.

ربنا اّتنا فى الدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة وقنا عذاب النار

Ya Allah berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan jauhkanlah kami dari siksan api negara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: